Tampilkan postingan dengan label Al-Qur'an & Science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al-Qur'an & Science. Tampilkan semua postingan
Label: ,

Prof Dr Maurice Bucaille Masuk Islam Karena Jasad Fir’aun

 Assalamualaikum..
Prof Dr Maurice Bucaille adalah adalah ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah mengepalai klinik bedah di Universitas Paris. Ia dilahirkan di Pont-L’Eveque, Prancis, pada 19 Juli 1920. Kisah di balik keputusannya masuk Islam diawali pada tahun 1975.

Pada saat itu, pemerintah Prancis menawari bantuan kepada pemerintah Mesir untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Bucaille lah yang menjadi pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian.

Ternyata, hasil akhir yang ia peroleh sangat mengejutkan. Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk segera dijadikan mumi agar awet. Namun penemuan yang dilakukan Bucaille menyisakan pertanyaan: Bagaimana jasad tersebut bisa terjaga dan lebih baik dari jasad-jasad yang lain (tengkorak bala tentara Firaun), padahal telah dikeluarkan dari laut?

Bucaille lantas menyiapkan laporan akhir tentang sesuatu yang diyakininya sebagai penemuan baru, yaitu tentang penyelamatan mayat Firaun dari laut dan pengawetannya. Laporan akhirnya ini dia terbitkan dengan judul ‘Mumi Firaun; Sebuah Penelitian Medis Modern’, dengan judul aslinya, ‘Les Momies des Pharaons et la Midecine’.

Saat menyiapkan laporan akhir, salah seorang rekannya membisikkan sesuatu di telinga Bucaille seraya berkata: “Jangan tergesa-gesa karena sesungguhnya kaum Muslimin telah berbicara tentang tenggelamnya mumi ini”.

Dia mulai berpikir dan bertanya-tanya. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898 M, sementara Alquran telah ada ribuan tahun sebelumnya.

Setelah perbaikan terhadap mayat Firaun dan pemumiannya, Prancis mengembalikan mumi tersebut ke Mesir. Namun, ia masih bertanya-tanya tentang kabar bahwa kaum Muslimin telah saling menceritakan tentang penyelamatan mayat tersebut.

Dari sini kemudian terjadilah perbincangan untuk pertama kalinya dengan peneliti dan ilmuwan Muslim. Ia bertanya tentang kehidupan Musa as, perbuatan yang dilakukan Firaun, dan pengejarannya terhadap Musa hingga dia tenggelam dan bagaimana jasad Firaun diselamatkan dari laut.

Maka, berdirilah salah satu di antara ilmuwan Muslim tersebut seraya membuka Alquran dan membacakan untuk Bucaille firman Allah SWT yang artinya: 
“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu (Fir'aun) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS Yunus: 92).
Ayat ini sangat menyentuh hati Bucaille. Ia mengatakan bahwa ayat Alquran tersebut masuk akal dan mendorong sains untuk maju. Hatinya bergetar, dan getaran itu membuatnya berdiri di hadapan orang-orang yang hadir seraya menyeru dengan lantang: “Sungguh aku masuk Islam dan aku beriman dengan Alquran ini”.

Subhanallah....

Label: ,

AMERIKA MEMBUKTIKAN "KERASULAN" MUHAMMAD SAW.

Artikel ini bertujuan memberi pengertian kepada para pembualan yang mengatakan Rasulullah Muhammad adalah nabi palsu dan dapat menjadikan  pelajaran kepada kita semuaTerlampir adalah foto bulan dari koleksi NASA. Semoga hal itu akan semakin menyempurnakan keyakinan kita terhadap kekuasan Allah (swt) dan kerasulan nabi Muhammad (saw).

Dalam Bukhari dan Muslim, juga dalam kitab2 hadits yang terkenal lainnya, diriwayatkan bahwa sebelum Rasulullah (saw) hijrah, berkumpullah tokoh2 kafir Quraiy, seperti Abu Jahal, Walid bin Mughirah dan Al ‘Ash bin Qail.

Mereka meminta kepada nabi Muhammad (saw) untuk membelah bulan. Kata mereka, “Seandainya kamu benar2 seorang nabi, maka belahlah bulan menjadi dua.”
Rasulullah (saw) berkata kepada mereka, “Apakah kalian akan masuk Islam jika aku sanggup melakukannya?”

Mereka menjawab, “Ya.” Lalu Rasulullah (saw) berdoa kepada Allah agar bulan terbelah menjadi dua. Rasulullah (saw) memberi isyarat dengan jarinya, maka bulanpun terbelah menjadi dua. Selanjutnya sambil menyebut nama setiap orang kafir yang hadir, Rasulullah (saw) berkata, “Hai Fulan, bersaksilah kamu. Hai Fulan, bersaksilah kamu.”

Demikian jauh jarak belahan bulan itu sehingga gunung Hira nampak berada diantara keduanya. Akan tetapi orang2 kafir yang hadir berkata, “Ini sihir!” padahal semua orang yang hadir menyaksikan pembelahan bulan tersebut dengan seksama.

Atas peristiwa ini Allah (swt) menurunkan ayat Al Qur’an: ” Telah dekat saat itu (datangnya kiamat) dan bulan telah terbelah. Dan jika orang2 (kafir) menyaksikan suatu tanda (mukjizat), mereka mengingkarinya dan mengatakan bahwa itu adalah sihir.” (QS Al Qomar 54:1-2)

Subhanallah. Subhan ibn Abdullah Laem Chabang, 09/02/2005 . Telah Dekat Kiamat, Bulan Telah Terbelah Allah berfirman: “Sungguh telah dekat hari kiamat, dan bulan pun telah terbelah.” (Q.S. Al-Qamar: 1)

Apakah kalian akan membenarkan ayat Al-Qur’an ini yang menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris? Di bawah ini adalah kisahnya. Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof.Dr.Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah? Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:

Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan hal itu di University Cardif, Inggris bagian Barat. Para peserta yang hadir ber-macam2, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an.

Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, ” Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah” mengandung mukjizat secara ilmiah?

Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka hal itu adalah mukjizat yang terjadi pada masa Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam, sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi2 sebelumnya.

Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits2 Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan hadits2 Rasulullah shallallahu alaihi wassalam.

Dan memang Allah ta’alaa benar2 maha berkuasa atas segala sesuatu.

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah Munawarah. Orang2 musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (dengan nada mengejek dan meng-olok2)?” Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan?”

Mereka menjawab, “Coba belah bulan…” Rasulullah pun berdiri dan terdiam, berdoa kepada Allah agar menolongnya. Lalu Allah memberitahu Muhammad saw agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan dan terbelahlah bulan itu dengan se-benar2-nya. Serta-merta orang2 musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar2 telah menyihir kami!”

Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan.
Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian bersatu kembali…”

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda2 kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap… (sampai akhir surat Al-Qamar).

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai Tuan, bolehkah aku menambahkan?” Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab:”Dipersilahkan dengan senang hati.”

Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama2 (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna2 Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku mem-buka2 terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…”

Aku bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu? Maka, aku pun berhenti membaca ayat2 selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan se-hari2. Akan tetapi Allah maha tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam pencarian kebenaran.
Suatu hari aku duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi antara seorang presenter Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut bercerita tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan.
Presenter berkata, “Andaikan dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak gunanya.” Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik pada segi kedokteran, industri ataupun pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia2, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.”
Dalam diskusi tersebut dibahas tentang turunnya astronot hingga menjejakkan kakinya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana yang begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?

” Mereka pun menjawab, “Tidak! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.”

Mendengar hal itu, presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai hingga demikian mahal taruhannya?” Mereka menjawab, ” Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali! Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batu2-an yang terpisah (katrena) terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Kami meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali!”

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, ” Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, ‘Mukjizat (kehebatan) benar2 telah terjadi pada diri Muhammad shallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar2 telah meng-olok2 AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, hingga 100 juta dollar, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin! Agama Islam ini tidak mungkin salah… Lalu aku pun kembali membuka Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar.

Dan saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.”
Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq (Sabtu, 22 Sya’ban1424H/18-10-2003M)
 
Sumber : http://denyaks.blogspot.com

Label:

Ternyata Alam Semesta ada Dalam Terompet Malaikat Isrofil


Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), enam tahun yang silam, Prof Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut ...alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet.

Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable) (lihat gambar bentuk alam semesta diatas).
Bentuk Alam Semesta
Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.
Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah". Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”
Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.
Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.
Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak kunang-kunang yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.
Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 : “Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”
Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.
Ada sebuah pertanyaan besar, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya?
Maha Besar Engkau Ya Allah, Allahu Akbar!
(Sumber :Globalmuslim)

Label:

ILMU PENGETAHUAN YANG PERTAMA KALI DITEMUKAN OLEH ORANG ISLAM (Part 1)

Kalau banyak orang mau mengkontradiksi Islam karena tidak banyak orang Islam masa kini yang meraih nobel atau menciptakan teknologi canggih. Itu hanya akal-akalan dan pemikiran sempit mereka untuk menyudutkan bahwa Islam adalah umat-umat paling menyedihkan.
 
Nanti kalau Islam mengungkap kenyataan para pendahulunya, dibilang 'Ngaku2'.
Nah.. memang sungguh memang orang Islam masa kini udah jadi ajang kalah-kalahan.
Tapi orang Islam jaman dulu paling canggih di masanya, entah gimana generasi selanjutnya menjadi terjungkal dan diambil alih sehingga penemuan orang Islam diambil alih dan diaku-akui dunia barat. Mereka mengembangkan, menguasai sehingga tak ada bekas lagi nama sang Ilmuwan Muslim.
Orang Islam jaman dulu masih berpedoman kuat pada Al-Qur'an, yang menjadikan mereka Ilmuwan hebat juga karena isi dari Al-Qur'an dari Tuhan Semesta Alam. Sementara orang Islam sekarang mudah terbawa arus sekularisme.

-----------------------------------

SIAPAKAH PENEMU TANGGA NADA(DOREMIFASOLASIDO) ?  SIAPAKAH PELETAK DASAR TEKNOLOGI PESAWAT TERBANG PERTAMA KALI? KARYA SIAPAKAH YG MENJADI RUJUKAN ASTRONOMI EROPA? SIAPAKAH PENEMU ANGKA NOL? SIAPAKAH PENEMU ILMU KIMIA?  SIAPAKAH PRIONIR ILMU SOSIAL-POLITIK?  SIAPAKAH PENUMU GRAVITASI BUMI? SIAPAKAH PELOPOR MESIN AIR? SIAPAKAH PENEMU ILMU ALJABAR:ALGORITMA,TRIGONOMETRI,KALKULUS?  SIAPAKAH PELOPOR ILMU KEDOKTERAN MODERN? SIAPAKAH PENGGAMBAR PETA PERTAMA DI DUNIA?
Orang barat(yg non muslim)? BUKAN, TAPI UMAT ISLAM!

TERNYATA BANYAK ILMU PENGETAHUAN YANG DITEMUKAN/DIPELOPORI OLEH ORANG2X ISLAM PADA ZAMAN DAHULU, DALAM CATATAN INI AKAN DISEBUTKAN BEBERAPA ILMU PENGETAHUAN YG MGKN KITA BELUM MENGETAHUI BAHWA ILMU-ILMU TERSEBUT BUKAN DITEMUKAN OLEH ORANG ORANG-ORANG BARAT YG NON MUSLIM,MELAINKAN OLEH CENDEKIAWAN ISLAM. PROUD TO BE MUSLIM, ISLAM ADALAH AGAMA SELURUH NABI & RASUL =)

“Orang yang pertama kali memotong kumisnya dan kukunya dan melaksanakan sunat atau khitan adalah nabi Ibrahim As. Orang yang pertama kali menuliskan sesuatu dengan pulpen dan menjahid dengan menggunakan benang adalah nabi Idris As. Orang yang pertama kali membuat pakaian perang dan menemukan cara pemakaiannya adalah nabi Daud As. Orang yang pertama kali menuliskan kalimat Bismillahi Ar-Rahmanirrahim didalam buku adalah nabi Sulaiman As (isi suratnya ke Balqis dengan menggunakan Bismillahi Ar-Rahmanirrahim) Orang yang pertama kali mengendarai kuda adalah nabi Isma’il As. Nabi Muhammad SAW mempopulerkan penggunaan sikat gigi pertama kalim Menggunakan ranting pohon Miswak, untuk membersihkan gigi dan menyegarkan napas. “ Allah Ta'ala berfirman, "Kalian (umat islam) umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, kalian menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang mungkar dan beriman kepada Allah." (Ali Imran: 110).



ABBAS IBN FIRNAS, PELETAK DASAR KONSEP PESAWAT TERBANG
 
Abbas ibn Firnas adalah orang pertama yang mencoba membuat konstruksi sebuah pesawat terbang dan menerbangkannya. Beliau merupakan ulama (Islam) di Andalusia atau Spanyol pada zaman dulu. Spanyol tercatat 800 Tahun Dalam Naungan Islam, Pada masa Abdurrahman III (912-1031). Andalusia dan ibukotanya Cordoba mengalami kemajuan yang sanga pesat dalam berbagai bidang, sampai pada puncak kejayaannya. Ia berhasil menggali sumberdaya manusia dan ekonomi tanah Spanyol sehingga menghasilkan kekayaan yang berlimpah ruah, pada saat Eropa masil mengalami kegelapan. Ia juga berhasi menciptakan kondisi yang tenteram dan damai. Di lain pihak, kaum Nasrani berusaha bersatu untuk menghancurkan kekuasaan Islam. Pengkhianatan- pengkhianatan yang selanjutnya dilanjutkan dengan serangan-serangan mulai dilancarkan. Memang pada awalnya, apa yang dilakukan oleh mereka tidaklah begitu berarti. Namun, setelah bersatunya musuh-musuh Islam yang diperparah dengan semakin memudarnya Kekhilafahan, akhirnya Cordoba dapat dikuasai kaum Kristen pada tahun 1236. Pernikahan Ratu lzabela dari Castilia dan Raja Ferdinand dari Aragon memunculkan kekuatan baru bagi musuh Islam untuk melakukan penyerangan pada tahun 1469. Hanya Granada yang bertahan di bawah kekuasaan Bani Ahmar (1232-1492). Akhirnya, benteng terakhir Islam yang di pegang oleh Bani Ahmar tidak dapat bertahan lagi. Dengan demikian, secara politik kekuatan Islam berakhir pada penghujung abad ke 15,
dan Andalusia terpecah-pecah menjadi sekitar 30 negara kota. Setelah kaum Kristen menguasai Andalusia, mulailah dilakukan gerakan kristenisasi di Andalusia. Para penduduk dipaksa kembali untuk menganut agama Kristen, semua literatur Arab dihanguskan. Pada tahun 1556, Raja Philip II membuat undang-undang agar kaum Muslim yang tinggal di Andalusia membuang kepercayaan,bahasa, adat-istiadat, dan cara hidupnya. Pada tahun 1609, Raja Philip III mengusir secara paksa semua penganut Islam keluar dan Andalusia, atau masuk Kristen.

ISHAQ AL-MAUSILI, PENEMU SOLMISASI

Ishaq Al-Mausili (wafat 850 M) adalah salah seorang musisi Muslim terbesar di kancah dunia musik Arab pada zaman kekhalifahan. Darah seni menetes dari ayahnya, Ibrahim Al-Mausili (wafat 804 M), yang juga seorang musisi besar. Ishaq terlahir di Al-Raiy, Persia Utara. Saat itu, sang ayah tengah mempelajari musik Persia. Sang ayah terus mengembara demi mempelajari dan mengembangkan seni musik yang sangat dicintainya. Suatu waktu, Ibrahim membawa putranya yang mash kecil ke Kota Baghdad metropolis intelektual dunia. Kelak, di pusat pemerintahan Ke - khalifahan Abbasiyah itulah nama Ishaq melambung sebagai seorang musisi legendaris. Kisah masa kecilnya juga tercatat dengan baik. Ishaq cilik memulai pendidikannya dengan mempelajari Alquran dari Al-Kisa’i dan Al-Farra. Dari Hushaim ibnu Bushair, Ishaq mempelajari tradisi dan budaya. Se - dangkan, pelajaran sejarah diperoleh nya dari Al-Asmai’i dan Abu Ubaidah Al-Muthanna. Sejak kecil, ia sudah kepincut dengan musik. Na - mun, sang ayah bukanlah satu-sa tunya guru yang memperkenalkan dan mengajarinya seni musik. Menurut Miss Schlesinger, Ishaq mempelajari musik dari sang paman, Zalzal, dan Atika binti Shuda yang juga musisi terkemuka. Ishaq dikenal sebagai sosok manusia yang kaya dengan budaya. Ia adalah musisi yang intelek. Hal itu dibuktikan dengan perpustakaan pribadinya yang tercatat se bagai yang terbesar di Baghdad. Ishaq telah memberi sumbangan penting bagi pengembangan ilmu musik. Ternyata, dialah musisi yang memperkenalkan solmisasi: do re mi fa sol la si do. Ishaq Al-Mausili memperkenalkan solmisasi dalam bukunya, Book of Notes and Rhythms dan Great Book of Songs, yang begitu populer di Barat. Musisi Muslim lainnya yang juga memperkenalkan solmisasi adalah Ibn Al-Farabi (872 M-950 M) dalam Kitab Al-Mausiqul Kabir. Selain itu, Ziryab (789 M-857 M), seorang ahli musik dan ahli botani dari Baghdad, turut mengembangkan penggunaan solmisasi tersebut di Spanyol jauh sebelum Guiddo Arezzo muncul de ngan notasi Guido’s Handnya. Peradaban Barat kerap mengklaim bahwa Guido Arezzo adalah musisi yang pertama kali memperkenalkan solmisasi lewat notasi Guido’s Hand. Ternyata, notasi Guido’s Handmilik Guido Arezzo hanyalah jiplakan dari notasi arab yang telah ditemukan dan digunakan sejak abad ke-9 oleh para ilmuwan Muslim!!! (http://masmoi.wordpress.com/tag/peradaban-islam/)

 (http://randipopo.wordpress.com/2009/09/20/sejarah-solmisasi/) Para ilmuwan yang telah menggunakannya, antara lain Yunus Alkatib (765 M), Al-Khalil (791 M), Al- Ma’mun (wafat 833 M), Ishaq Al- Mausili (wafat 850 M), dan Ibn Al- Farabi (872 M-950 M). Ibn Firnas (wafat 888 M) pun turut berperan dalam penggunaan solmisasi tersebut di Spanyol. Karena, ia adalah orang yang memperkenalkan masyarakat Spanyol
terhadap musik oriental dan juga merupakan orang yang pertama kali mengajarkannya di sekolah-sekolah Andalusia. Guido Arezzo mengetahui solmisasi tersebut dengan mempelajari Catalogna, sebuah buku teori musik berbahasa Latin yang berisi kumpulan penemuan ilmuwan Muslim di bidang musik. Solmisasi tersebut ditulis dalam Catalogna yang diterbitkan di Monte Cassino pada abad ke-11. Monte Cassino merupakan daerah di Italia yang pernah dihuni masyarakat Muslim dan juga pernah disinggahi oleh Constantine Afrika. Lagi-lagi, peradaban Barat mencoba memanipulasi sejarah! Ref: http://luckyharmawanspdi.blogspot.com/2010/09/ishaq-al-mausili-musisi-termasyhur.html

 JABIR IBNU HAYYAN, PENEMU ILMU KIMIA

 Ilmu kimia di kemudian hari berkembang sangat pesat dan dikenal banyak orang. Tapi, hanya sedikit yang tahu siapa sejatinya orang pertama yang menemukan ilmu eksakta tersebut. Adalah Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan (721-815 H), ilmuwan Muslim pertama yang menemukan dan mengenalkan disiplin ilmu kimia tadi. Lahir di kota peradaban Islam klasik, Kuffah (Irak), ilmuwan Muslim ini lebih dikenal dengan nama Ibnu Hayyan. Sementara di Barat ia dikenal dengan nama Ibnu Geber. Ayahnya, seorang penjual obat, meninggal sebagai 'syuhada' demi penyebaran ajaran Syi'ah. Jabir kecil menerima pendidikannya dari raja bani Umayyah, Khalid Ibnu Yazid Ibnu Muawiyah, dan imam terkenal, Jakfar Sadiq. Ia juga pernah berguru pada Barmaki Vizier pada masa kekhalifahan Abbasiyah pimpinan Harun Al Rasyid. Ditemukannya kimia oleh Jabir ini membuktikan, bahwa ulama di masa lalu tidak melulu lihai dalam ilmu-ilmu agama, tapi sekaligus juga menguasai ilmu-ilmu umum. "Sesudah ilmu kedokteran, astronomi, dan matematika, bangsa Arab memberikan sumbangannya yang terbesar di bidang kimia," tulis sejarawan Barat, Philip K Hitti, dalam History of The Arabs. Berkat penemuannya ini pula, Jabir dijuluki sebagai BAPAK KIMIA MODERN. Dalam karirnya, ia pernah bekerja di laboratorium dekat Bawwabah di Damaskus. Pada masamasa inilah, ia banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru di sekitar kimia. Berbekal pengalaman dan pengetahuannya itu, sempat beberapa kali ia mengadakan penelitian soal kimia. Namun, penyelidikan secara serius baru ia lakukan setelah umurnya menginjak dewasa. Dalam penelitiannya itu, Jabir mendasari eksperimennya secara kuantitatif dan instrumen yang dibuatnya sendiri, menggunakan bahan berasal dari logam, tumbuhan, dan hewani. Jabir mempunyai kebiasaan yang cukup konstruktif mengakhiri uraiannya pada setiap eksperimen. Antara lain dengan penjelasan : “Saya pertamakali mengetahuinya dengan melalui tangan dan otak saya dan saya menelitinya hingga sebenar mungkin dan saya mencari kesalahan yang mungkin masih terpendam “. Dari Damaskus ia kembali ke kota kelahirannya, Kuffah. Setelah 200 tahun kewafatannya, ketika penggalian tanah dilakukan untuk pembuatan jalan, laboratoriumnya yang telah punah, ditemukan. Di dalamnya didapati peralatan kimianya yang hingga kini masih mempesona, dan sebatang emas yang cukup berat.


TEORI JABIR

 Pada perkembangan berikutnya, Jabir Ibnu Hayyan membuat instrumen pemotong, peleburan dan pengkristalan. Ia menyempurnakan proses dasar sublimasi, penguapan, pencairan, kristalisasi, pembuatan kapur, penyulingan, pencelupan, pemurnian, sematan (fixation), amalgamasi, dan oksidasi-reduksi. Semua ini telah ia siapkan tekniknya, praktis hampir semua 'technique' kimia modern. Ia membedakan antara penyulingan langsung yang memakai bejana basah dan tak langsung yang memakai bejana kering. Dialah yang pertama mengklaim bahwa air hanya dapat dimurnikan melalui proses penyulingan. Khusus menyangkut fungsi dua ilmu dasar kimia, yakni kalsinasi dan reduksi, Jabir menjelaskan, bahwa untuk mengembangkan kedua dasar ilmu itu, pertama yang harus dilakukan adalah mendata kembali dengan metoda-metoda yang lebih sempurna, yakni metoda penguapan, sublimasi, destilasi, penglarutan, dan penghabluran. Setelah itu, papar Jabir, memodifikasi dan mengoreksi teori Aristoteles mengenai dasar logam, yang tetap tidak berubah sejak awal abad ke 18 M. Dalam setiap karyanya, Jabir melaluinya dengan terlebih dahulu melakukan riset dan eksperimen. Metode inilah yang mengantarkannya menjadi ilmuwan besar Islam yang mewarnai renaissance dunia Barat. Namun demikian, Jabir tetap saja seorang yang tawadlu' dan berkepribadian mengagumkan. "Dalam mempelajari kimia dan ilmu fisika lainnya, Jabir memperkenalkan eksperimen objektif, suatu keinginan memperbaiki ketidakjelasan spekulasi Yunani. Akurat dalam pengamatan gejala, dan tekun mengumpulkan fakta. Berkat dirinya, bangsa Arab tidak mengalami kesulitan dalam menyusun hipotesa yang wajar," tulis Robert Briffault. Menurut Briffault, kimia, proses pertama penguraian logam yang dilakukan oleh para metalurg dan ahli permata Mesir, mengkombinasikan logam dengan berbagai campuran dan mewarnainya, sehingga mirip dengan proses pembuatan emas. Proses demikian, yang tadinya sangat dirahasiakan, dan menjadi monopoli perguruan tinggi, dan oleh para pendeta disamarkan ke dalam formula mistik biasa, di tangan Jabir bin Hayyan menjadi terbuka dan disebarluaskan melalui penyelidikan, dan diorganisasikan dengan bersemangat. Terobosan Jabir lainnya dalam bidang kimia adalah preparasi asam sendawa, hidroklorik, asam sitrat dan asam tartar. Penekanan Jabir di bidang eksperimen sistematis ini dikenal tak ada duanya di dunia. Inilah sebabnya, mengapa Jabir diberi kehormatan sebagai 'Bapak Ilmu Kimia Modern' oleh sejawatnya di seluruh dunia. Dalam tulisan Max Mayerhaff, bahkan disebutkan, jika ingin mencari akar pengembangan ilmu kimia di daratan Eropa, maka carilah langsung ke karyakarya Jabir Ibnu Hayyan. Puaskah Jabir? Tidak! Ia terus mengembangkan keilmuannya sampai batas tak tertentu. Dalam hal teori keseimbangan misalnya, diakui para ilmuwan modern sebagai terobosan baru dalam prinsip dan praktik alkemi dari masa sebelumnya. Sangat spekulatif, di mana Jabir berusaha mengkaji keseimbangan kimiawi yang ada di dalam suatu interaksi zat-zat berdasarkan sistem numerologi (studi mengenai arti klenik dari sesuatu dan pengaruhnya atas hidup manusia) yang diterapkannya dalam kaitan dengan alfabet 28 huruf Arab untuk memperkirakan proporsi alamiah dari produk sebagai hasil dari reaktan yang bereaksi. Sistem ini niscaya memiliki arti esoterik, karena kemudian telah menjadi pendahulu penulisan jalannya reaksi kimia. Jelas dengan ditemukannya proses pembuatan asam anorganik oleh Jabir telah memberikan arti penting dalam sejarah kimia. Di antaranya adalah hasil penyulingan tawas, amonia khlorida, potasium nitrat dan asam sulferik. Pelbagai jenis asam diproduksi pada kurun waktu eksperimen kimia yang merupakan bahan material berharga untuk beberapa proses industrial. Penguraian beberapa asam terdapat di dalam salah satu manuskripnya berjudul Sandaqal-Hikmah (Rongga Dada Kearifan). Seluruh karya Jabir Ibnu Hayyan lebih dari 500 studi kimia, tetapi hanya beberapa yang sampai pada zaman Renaissance. Korpus studi kimia Jabir mencakup penguraian metode dan peralatan dari pelbagai pengoperasian kimiawi dan fisikawi yang diketahui pada zamannya. Di antara bukunya yang terkenal adalah Al Hikmah Al Falsafiyah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Latin berjudul Summa Perfecdonis. Suatu pernyataan dari buku ini mengenai reaksi kimia adalah: "Air raksa (merkuri) dan belerang (sulfur) bersatu membentuk satu produk tunggal, tetapi adalah salah menganggap bahwa produk ini sama sekali baru dan merkuri serta sulfur berubah keseluruhannya secara lengkap. Yang benar adalah bahwa, keduanya mempertahankan karakteristik alaminya, dan segala yang terjadi adalah sebagian dari kedua bahan itu berinteraksi dan bercampur, sedemikian rupa sehingga tidak mungkin membedakannya secara seksama. Jika dihendaki memisahkan bagianbagian terkecil dari dua kategori itu oleh instrumen khusus, maka akan tampak bahwa tiap elemen (unsur) mempertahankan karakteristik teoretisnya. Hasilnya adalah suatu kombinasi kimiawi antara unsur yang terdapat dalam keadaan keterkaitan permanen tanpa perubahan karakteristik dari masing-masing unsur." Ide-ide eksperimen Jabir itu sekarang lebih dikenal/dipakai sebagai dasar untuk mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya pada bahan metal, nonmetal dan penguraian zat kimia. Dalam bidang ini, ia merumuskan tiga tipe berbeda dari zat kimia berdasarkan unsur-unsurnya: Air (spirits), yakni yang mempengaruhi penguapan pada proses pemanasan, seperti pada bahan camphor, arsenik dan amonium klorida, Metal, seperti pada emas, perak, timah, tembaga, besi, dan Bahan campuran, yang dapat dikonversi menjadi semacam bubuk. (http://smayani.wordpress.com/2009/08/12/jabir-ibnu-hayyan-penemu-ilmu-kimia/) Sampai abad pertengahan risalah-risalah Jabir di bidang ilmu kimia --termasuk kitabnya yang masyhur, yakni Kitab Al-Kimya dan Kitab Al Sab'een, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Terjemahan Kitab Al Kimya bahkan telah diterbitkan oleh ilmuwan Inggris, Robert Chester pada 1444, dengan judul The Book of the Composition of Alchemy. Sementara buku kedua Kitab Al Sab'een, diterjemahkan oleh Gerard Cremona. Berikutnya di tahun 1678, ilmuwan Inggris lainnya, Richard Russel, mengalihbahasakan karya Jabir yang lain dengan judul Summa of Perfection. Berbeda dengan pengarang sebelumnya, Richard-lah yang pertama kali menyebut Jabir dengan sebutan Geber, dan memuji Jabir sebagai seorang pangeran Arab dan filsuf. Buku ini kemudian menjadi sangat populer di Eropa selama beberapa abad lamanya. Dan telah pula memberi pengaruh pada evolusi ilmu kimia modern. Karya lainnya yang telah diterbitkan adalah; Kitab al Rahmah, Kitab al Tajmi, Al Zilaq al Sharqi, Book of The Kingdom, Book of Eastern Mercury, dan Book of Balance (ketiga buku terakhir diterjemahkan oleh Berthelot). "Di dalamnya kita menemukan pandangan yang sangat mendalam mengenai metode riset kimia," tulis George Sarton. Dengan prestasinya itu, dunia ilmu pengetahuan modern pantas 'berterima kasih' padanya. Ref : Cahaya Islam, Hery Sucipto

Dari berbagai sumber

Label:

Bukti Ilmiah Kebenaran Al-qurân dalam Sang Ratu Semut dan Sains Modern

Salah satu mukjizat al-Quran di samping keindahan serta kecanggihan gaya bahasanya, adalah gagasan futuristiknya mengenai kebenaran ilmiah yang baru kemudian dapat dibuktikan oleh ilmu pengetahuan modern. Semakin maju perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi, maka semakin terbukti lah kebenaran al-Quran. Itulah makanya Al-Kitab sedikitpun tdk dapat disejajarkan dgn kualitas super canggih al-Quran.

Sebuah contoh kecil konfirmasi ilmu pengetahuan terhadap kebenaran al-Quran dapat ditemukan pada An-Naml (27): 18 berikut:

(QS.27:18) Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari;

Terjemahan ayat ini, merupakan terjemahan minimal untuk sekedar memperoleh pemahaman awal atau tekstual dari ayat ini. Namun jika dikaji lebih jauh dari disiplin ilmu Bahasa Arab, yang nota bene sangat dibutuhkan untuk memperoleh makna substansial dari setiap ayat al-Quran di samping ilmu-ilmu lainnya, maka dari ayat ini akan ditemukan sebuah isyarat ilmiah, yang luar biasanya telah 14 abad lampau disebutkan al-Quran namun baru pada abad 20 dapat dikonfirmasi oleh ilmu Pengetahuan, khususnya ilmu Biologi.
Secara sederhana dapat dijelaskan, dari sudut pandang bahasa Arab, sebenarnya ada distorsi penting dari terjemahan resmi (versi Depag) di atas, khususnya pada kalimat Qaalat namlatu () yang diterjemahkan dgn : berkatalah seekor semut. Semestinya terjemahan lengkapnya adalah (telah) berkata seekor semut betina.
Mengapa demikian?

Karena kata namlatun () menggunakan bentuk muannats (kata benda untuk jenis perempuan) dgn tanda ta marbuthah ( ) sehingga semut yang dimaksud dlm ayat ini adalah semut betina. Itulah sebabnya kata kerja yang mendahuluinya diberi akhiran ta maftuhah ( ) sebagai kata ganti untuk perempuan/betina merujuk pada dhamir (Hiya) sehingga menjadi (berkata) sebagai pertanda bahwa yang berkata itu adalah semut betina.

Jadi kesimpulan pertama, semut yang dimaksud dlm ayat ini adalah SEMUT BETINA.
Selanjutnya, apakah yang dikatakan oleh SEMUT BETINA itu?
Jawabannya ada pada kalimat berikutnya:
Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari
SEMUT BETINA tersebut ternyata memerintahkan kepada semut2 yang lain untuk masuk ke dalam lobang mereka.

Bila demikian halnya, berarti semut betina mempunyai otoritas khusus atau kekuasaan sehingga ia dapat memerintahkan semut2 yang lain untuk melakukan sesuatu. Artinya dalam spesies semut, terdapat juga pemimpin yang memiliki otoritas dan kuasa untuk memerintah dan mengatur tata kehidupan mereka, dan ayat ini mengisyaratkan bahwa pemimpin dalam spesies semut itu adalah SEMUT BETINA, bukan semut jantan.

Karena betina, Kita sebut saja pemimpin semut ini sebagai RATU SEMUT
Pertanyaan berikutnya, Apa kata ilmu pengetahuan berkenaan dgn isyarat Al-Quran ini?
Ternyata, ilmu pengetahuan dlm hal ini biologi modern memberi konfirmasi bahwa pemimpin suatu entitas semut adalah seekor SEMUT BETINA, RATU.

( Purwanto, D.Sc., Ayat-Ayat Semesta: Sisi-Sisi Al-Quran Yang Terlupakan, (Bandung: Mizan, 2008)

Betapa kecanggihan mukjizat ilmiah al-Quran , jauh mendahului perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. 14 abad yang lalu al-Quran sdh menegaskan bahwa pemimpin suatu komunitas semut adalah semut betina, tapi ilmu pengetahuan modern baru bisa menemukannya pada abad ke-20

Sumber : http://www.liputan-berita.com

Label:

Allah menciptakan Langit & Bumi dalam 6 masa

"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam." (QS.7:54)

  
Al Quran sering menyebutkan bahwa “Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari (masa). Ayat ini dapat ditemukan dalam Al Quran surat (QS) Yunus ayat 3 dan QS Al A’raaf ayat 54. Kemudian Al Quran menegaskan kembali dalam QS Hud : 7, QS Al Furqan:59, QS As Sajdah:4 dan QSAl Hadid :4. Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa Allah menciptakan alam semesta (langit dan bumi) dalam enam hari.


Masalah kenapa menciptakan alam semesta dalam enam hari adalah rahasia Allah. Terciptanya alam semesta atas kuasa Allah SWT. Sehingga tidak ada satu pun manusia pernah melihat atau menyaksikan secara langsung terciptanya alam semesta. Mungkin, manusia dapat berspekulasi dengan berbagai teori penciptaan semesta. Yang tahu hanya satu, yakni Sang Maha Pencipta.

Sebenarnya kalimat-kalimat dalam Al Quran juga merupakan perumpamaan2 yang akhirnya terjawab seiring berkembangnya ilmu pengetahuan. Tentu kita ingat ada ayat yang menjelaskan tentang langit terpecah seperti mawar merah, padahal rasul sendiri hidup di padang pasir yang jelas2 tidak akan ditemukan mawar merah, namun dengan perkembangan teknologi, ternyata fenomena langit terpecah seperti mawar merah tertangkap oleh teleskop bintang hubble yang lebih kita kenal dengan fenomena supernova.

Dan mengenai penciptaan semesta diciptakan dalam 6 masa, bukan 6 hari. Mungkin ini tafsir yang cukup menghebohkan, karena dengan kecanggihan teknologi, teori big bang menjelaskan dengan detil bagaimana semesta diciptakan dan di bagi dengan 6 masa, inilah 6 masa yang dimaksud dalam Quran, yang terbukti oleh ilmu pengetahuan, Wallahu a’lam:

1. Segera setelah terjadi dentuman besar, alam semesta mengembang dengan cepat hingga menjadi kira-kira 2000 kali matahari.
2. Sebelum berusia satu detik, semua partikel hadir dalam keseimbangan. Satu detik setelah dentuman, alam semesta membentuk partikel-partikel dasar yaitu elektron, proton, neutron dan neutrino pada suhu 10 milyar kelvin.
3. Kira-kira 500 ribu tahun telah terjadi ledakan, lambat laun alam semesta menjadi dingin hingga mencapai suhu 3000 K. partikel-partikel dasar membentuk benih kehidupan alam semesta.
4. Gas hidrogen dan helium membentuk kelompok-kelompok gas rapat yang tak teratur. dalam kelompok-kelompok tersebut mulai terbentuk protogalaksi.
5. Antara satu dan dua miliar tahun setelah terjadinya dentuman besar, protogalaksi melahirkan bintang-bintang yang lambat laun berkembang menjadi raksasa merah dan supernova yang merupakan bahan baku kelahiran bintang-bintang baru dalam galaksi.
6. Satu diantara miliaran galaksi yang terbentuk adalah galaksi bimasakti yang didalamnya adalah tata surya kita dengan matahari sebagai bintang yang terdekat dengan bumi.

Selain itu..

Telah berkata Abu Jaa’far (Imam At-Tobari): “Sesungguhnya (Allah) tuan kamu dan Dia yang memperbaiki urusan kamu. Wahai manusia, Dia (Allah) yang disembah oleh kamu semua dengan segala jenis ibadah. Dialah yang mencipta langit dan bumi ini dalam enam masa iaitu, hari Ahad, Isnin, Selasa, Rabu, Khamis dan Jumaat.” (At-Tobari, jld 14, hlm, 482)

Telah berkata Mujahid, “Mula-mula diciptakan ialah Arasy, Air, Udara, serta diciptakan Bumi daripada Air. Dia telah mula menjadikannya pada hari Ahad, Isnin, Selasa, Rabu, Khamis, dan semuanya lengkap tercipta pada hari Jumaat. Setiap hari-hari itu adalah persamaan dengan 1000 tahun.” (At-Tobari, jld 14, hlm, 482)

Mengenai Istiwa’ selepas 6 hari itu adalah khilaf yang amat besar di kalangan para ulama. Jadi, saya lebih cenderung seperti apa yang dikatakan oleh Imam Malik iaitu, “Istiwa’ itu diketahui dari segi bahasanya, bagaimana caranya tidaklah diketahui, dan bertanya tentangnya adalah bid’ah.” (Al-Qurtubi, jld 7, hlm 219)
Maknanya di sini, Imam Malik amat-amat berhati-hati untuk meletakkan hak Allah SWT takut-takut tersilap. Maka hal ini adalah perkara ghaib dan serah maknanya pada Allah SWT.

Wallahu' alam (Allah yang Maha Mengetahui)

Sumber : http://fikrahhalaqah.com

Label:

FAKTA TULANG SULBI KAJIAN SAINS DAN AL-QURAN

Apa sebenarnya rahasia serta keajaiban tulang sulbi sehingga tulang ini disebut oleh Rasulullah s.a.w sejak 14 abad dahulu ?



Mengikut istilah anatomi, tulang sulbi dikenali sebagai Coccyx. Ia merupakan tulang yang terakhir dalam susunan dari atas ke bawah tulang vertebra (tulang belakang) yang terletak dibahagian pinggul

Daripada Abu Hurairah r.a bahawa Rasululah s.a.w bersabda yang bermaksud: "Semua bahagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah, kecuali tulang sulbi yang daripadanya ia diciptakan dan daripadanya dia akan dibangkitkan." (riwayat An-Nasa'i, Abu Daud dam Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam bersabda, “Seluruh bagian tubuh anak Adam akan (hancur) dimakan tanah kecuali tulang ekor, darinya tubuh diciptakan dan dengannya dirakit kembali. 

Berdasarkan hadith di atas dapat disimpulkan bahawa:
1. Bermulanya kejadian manusia adalah daripada tulang sulbi.
2. Tulang sulbi begitu utuh dan tidak akan hancur.
3. Manusia akan dibangkitkan semula pada hari kiamat daripada tulang sulbi.

KEJADIAN MANUSIA DARI TULANG SULBI

Ovum yang disenyawakan oleh sperma dinamakan zigot. Kemudian pembentukan janin bermula iaitu daripada 1 sel, ia membelah menjadi 2 sel dan setiap sel masing2 membelah lagi dan lagi. Struktur yang mula2 dibentuk pada janin manusia pada hari ke 14 selepas persenyawaan ialah hujung ekor. Semasa proses pembentukan janin yang sempurna, hujung ekor ini terus memanjang dan menjadi benang asas (primitive streak) dan lingkungan asas (notochord).

Kemudian, notochord akan membentuk kepala janin manakala primitive streak akan membentuk tubuh janin. Setelah ia membentuk badan dan kepala janin, pita pita asas ini akan berundur secara beransur-ansur hingga ia masuk semula ke hujung ekor (coccyx).

TULANG SULBI TIDAK AKAN HANCUR

Seorang saintis Jerman bernama Hans Spermann berjaya membuktikan bahawa sel-sel di dalam coccyx tidak akan hancur atau musnah. Dalam kajian yang dilakukan, beliau telah mengisar tulang coccyx hingga hancur dan memanaskannya dengan suhu yang amat panas dalam tempoh masa yang lama. Beliau kemudian memeriksa sel-sel tulang tersebut dan dan ternyata ia masih lagi hidup dan masih utuh seperti biasa.

Maha suci Allah..begitu agung ciptaan-Nya. Jadi ini bermakna, meskipun jasad seseorang telah meninggal dunia, tetapi sel-sel dalam tulang coccyx kekal hidup walau di mana sekalipun dia dikebumikan meskipun telah beribu-ribu tahun lamanya.

Manusia dibangkitkan semula pada hari kiamat dengan tulang sulbi
Dalam AL-Qur'an ada menceritakan tentang kebangkitan manusia pada hari kiamat.

Firman Allah yang bermaksud "Engkau memasukkan malam ke dalam siang, dan Engkau memasukkan siamg ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup daripada yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati daripada yang hidup" (surah Ali I'mran 3:27).

Maka jasad-jasad akan ditumbuhkan buat kali ke dua daripada hujung ekor seperti mana ia telah tumbuh buat kali pertama di dalam rahim ibu.

Hans Spermann berjaya membuktikan keupayaan sel-sel tulang coccyx untuk tumbuh semula. Beliau telah memasukkan tulang-tulang sulbi yang telah dikisar dan dibakar tadi ke dalam embrio-embrio lain. Hasilnya, tulang sulbi tersebut tetap dapat tumbuh dan membentuk paksi janin yang lain.

"Lebih dari itu, –dan ini yang terpenting-, ‘ajbu dz-dzanab, atau tulang ekor –sari rikadatu atau relix dalam bahasa Hindu-Budha-, berdasarkan penelitian mutakhir, sebagaimana yang disampaikan oleh Jamil Zaini, Trainer Asia Tenggara Kubik Jakarta ketika mengisi acara buka puasa bersama di al Azhar-Solo Baru dengan tajuk, “Inspiring Day; Inspiring The Spirit of Life”tulang ekor ini merekam semua perbuatan anak Adam, dari sejak lahir hingga meninggal dunia. Ia merekam semua perbuatan baik-buruk mereka. Dan perbuatan mereka ini akan berpengaruh pada kondisi tulang ekornya. Putih bersih atau hitam kotor. Semakin banyak energy positif atau kebaikan seseorang maka semakin bersih tulang ekornya, dan semakin banyak energy negative atau keburukan seseorang maka semakin hitamlah tulang ekornya."
 
Dari petunjuk hadist di atas, Ilmuwan muslim pada paruh kedua abad ke-20 telah mendasarkan pemahaman mereka mengenai kemukjizatan hadis tentang tulang ekor ini pada kaidah pengetahuan yang paling dasar, yaitu “Tulang ekor merupakan bagian pertama yang tumbuh dari janin, biasa disebut dengan primitive streak, yaitu bagian utama yang terbentuk pada minggu ketiga”. Hal ini membuktikan kebenaran sabda Rasulullah Saw, “Dari tulang ekorlah kalian akan dibangkitkan.”  darimanakah pengetahuan Nabi yang memerlukan penelitian ilmiah tersebut?

refrensi : http://subiharon.blogspot.com & http://situsangkakala.blogspot.com

Label: ,

Fitnah kesalahan secara Ilmiah Surat Ath-Thariq ayat 6-7

“Jangan dulu kamu bicara tentang suatu hal yang tidak benar-benar kamu ketahui sehingga kamu semakin terlihat bodoh.”

BACA JUGA >> Fakta Tulang Sulbi, Hadist Nabi & Ilmiah

Nggak sengaja nih buka forum para orang-orang yang menamai diri dengan 'karirun' lalu mempermasalahkan ayat ini. 

“Dia diciptakan dari air mani yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.” (QS. 86:6-7)

Tapi menghilangkan kata ‘laki-laki’ dan ‘perempuan’ jadi:
“Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.

Saya yakin, mereka bukan dokter, maupun ahli biologi. Mereka pasti cuma mantan murid  SMP-SMA yang pernah belajar biologi dengan ilmu dangkal. Jujur saja yah, karena saya o’on sama biologi, sayapun nggak mengerti penjelasan tentang ayat ini secara ilmiah. Terus, dia pasti menafsirkan kalau yang dimaksudkan diantara tulang sulbi dan tulang dadanya laki-laki. Hahaha

Dengan bangganya, menunjukkan berbagai gambar rangka manusia. Pingin sok scientis lalu menunjukkan kalau “Tulang dada dan tulang sulbi itu jauh, dan sperma hanya bergerak dalam siklus tertutup; testis-saluran sperma/vas deferens.  kelenjer prostat,dekat sekali dengan saluran sperma,tidak terletak diantara sulang sulbi /dada dengan tulang belakang.” Cuma berpedoman sama gambar sejenis begini.. kkkkk 

Kurang ilmiah kang, Kalau mau dipercaya orang, silahkan jadi professor ahli biologi dulu. Orang sok pintar yang memelintir ayat Al-Qur’an memang benar berbahaya.
Tapi KENYATAANNYA Para dokter ilmu kandungan menemukan, bahwa dasar diciptakannya manusia bersumber dari tulang sulbi, yaitu tulang belakang laki-laki dan tulang dada perempuan,yaitu tulang rusuk perempuan.

Allah menerangkan sesuatu kadang kala melalui suatu perumpamaan, atau secara tidak langsung. Allah adalah Dzat Yang Maha Suci, sehingga tidak akan mengatakan sesuatu yang kurang baik secara langsung. Misalnya, ketika Allah memerintahkan para suami dalam bergaul dengan isteri memfirmankan “…. Dan datanglah kepada isteri-isterimu pada tempat yang telah diperintahkan…”. Memang tempat itu dalam pergaulan sehari-hari merupakan kata yang tidak boleh disebutkan secara langsung. Jika kita mengatakannya secara langsung maka dianggap kita tidak punya sopan santun, dan suka berbicara jorok.

Demikian pula ketika Allah menjelaskan tentang sesuatu yang terkait dengan air yang terpancar. Allah tidak langsung memfirmankannya karena itu tidak sopan, maka Allah membuat ilustrasi “yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada”. Tulang sulbi adalah tulang punggung terbawah. Seperti yang kita ketahui bahwa sperma diproduksi oleh testes dan ketika akan dipancarkan ia disalurkan melalui suatu tempat  di atas  tulang sulbi. Oleh karena sperma tidak keluar dari tulang sulbi, maka Allah mengilustrasikan antara tulang sulbi dan tulang dada.

Jadi adalah kurang tepat jika kita menafsirkan bahwa air tersebut diproduksi di tulang sulbi, karena: 1) kata keluar bukan berarti diproduksi; 2) kalimat antara tulang sulbi dan tulang dada, berarti sperma itu tidak  keluar dari tulang sulbi atau tulang dada, tetapi di antaranya.

Demikianlah Al Qur’an adalah firman Allah, yang tentu saja akan menggunakan bahasa terbaik yang mudah dipahami oleh manusia (dalam hal ini Bahasa Arab yang dipahami oleh bangsa Arab). Seandainya bahasa Al Qur’an itu menggunakan kata-kata tersebut secara langsung bagaimana tanggapan bangsa Arab? Padahal kata-kata tersebut dalam bahasa Arab, dan juga bahasa lain tidak sopan jika diucapkan secara langsung. Perlu diketahui pula bahwa bangsa Arab sangat tahu maksud firman Allah tersebut. Orang Arab waktu itu juga sudah tahu darimana air yang terpancar itu berasal.

Ada juga yang berpendapat bahwa ayat tersebut mengisyaratkan dasar penciptaan manusia. Para dokter ilmu kandungan menemukan bahwa dasar diciptakannya manusia bersumber dari tulang sulbi, yaitu tulang belakang laki-laki dan tulang dada perempuan, yaitu tulang rusuk perempuan.

Sulbi dan taraib dalam ayat tersebut dijelaskan oleh Dr Zakir Abdul Karim Naik sebagai tempat dimana keluarnya pembuluh darah yang memberikan darah kepada testis dan ovari terletak antara tulang sulbi dan tulang dada, yaitu pembuluh darah vesticular artery dan ovary artery bermula dari satu tempat antara tulang sulbi dan tulang dada.  Ini dibuktikan oleh sain modern bahwa pembuluh darah ke testis dan ovari berasal dari abdominal aorta dan renal artery bukan dari pembuluh darah setempat.

Selain pendapat diatas, ada yang menafsirkan ayat di atas sebagai berikut: “yang keluar dari antara seks kelamin laki-laki dan seks kelamin perempuan”.

Sumber : http://uripsantoso.wordpress.com

 
Youthism © 2012 | Designed by Canvas Art