Tampilkan postingan dengan label Hikmah Larangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hikmah Larangan. Tampilkan semua postingan
Label: ,

Isu LGBT di Negeri

Assalamualaikum..
Bismillah...



Mumpung ada mood nulis di blog mari yuk bercuap-cuap, semoga cuap-cuapnya mengandung manfaat dan tidak membawa mudharat. Aamiin...

Saya memang cuma muslimah biasa yang bisa dibilang beranjak dewasa, umurnya hampir mencapai seperempat abad, semakin bisa melihat segala sesuatu semakin dalam, dan apa-apa dipikir, serasa kepo, serasa ingin tahu, tapi saya rasa ini sah-sah saja.

Ini juga tameng lah buat saya, untuk nggak cuek sama semua isu, sekalipun itu nggak berpengaruh langsung sama saya tapi setidaknya saya mencoba mencari pemahaman dan pembanding agar saya bisa menghindari apa-apa yang mainstream tapi nyatanya salah. Meskipun intelijen saya nggak sampai kesana, tapi saya benar-benar curiga banyak konspirasi dan kong x kong... healaaaah

Kayaknya berita kok makin aneh-aneh, nggak sekedar keluhan harga beras naik atau rupiah yang anjlok. Bukan masalah kemasyarakatan dan pemerintahan pada umumnya, tapi sudah menyentuh ranah yang lebih sensitif mengenai moral dan pendidikan bahkan agama, akhir-akhir ini kok ngerasa ada yang sengaja mau ubek-ubek soal itu.

Kolom agama di KTP mau dihapus lah...
Pelajaran agama mau ditiadakan lah...
Kurikulum mengenai Nabi Muhammad mau direvisi dan lebih dicenderungkan ke tema radikal lah...

SubhanAllah, saya sebagai muslimah kok ngerasa sakit hati banget ya...
Kadang kala yang mau buat kebijakan itu adalah orang yang ngaku beragama Islam, makin-makin dah ngerasa banyak musuh di dalam selimut. Seorang berhijab dan pake rok, yang katanya sih tokoh di DPR dan tampilannya kayak kita-kita yang muslimah tapi dia bilang pelajaran agama ditiadakan aja biar negara maju...
Astaghfirullah...  speechless. Jahat banget, udah gitu mikirnya pas pertama kali baca...

Satu lagi yang lagi hot dan bener-bener bikin kepala panas...

Isu LGBT...

MasyaAllah, kok kayaknya bener ya kata-kata mutiara tentang 'Jaman sudah edan' dan 'kiamat sudah dekat'??

Lesbi... Gay... Biseksual.... Transgender...

Dengernya merinding disko, kayaknya denger hal itu dulu kayak dengerin alien... asing dan ihhh... ogah banget tahu dah pokoknya tentang mereka...

Pengidap LGBT sebenarnya udah ada di jaman Nabi ya... Khususnya jaman Nabi Luth yang kisahnya di Al-Qur'an sudah sering dikumandangkan dimana-mana. Yang beragama Islam pasti tahu deh kalau LGBT itu dilarang keras dan haram dalam agama.

Ini salah satu ayatnya :
"Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?" Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita (istri), malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.(QS. Al A'raf : 80-81)


Sebenarnya kaum Nabi Luth adalah kaum yang suka bergotong royong dan bersatu padu. Tapi namanya setan tidak suka jika manusia berada di jalan yang benar, maka ia mempengaruhi mereka untuk melakukan perbuatan hina yaitu salah satunya menjadi kaum gay, sehingga Nabi Luth peringatan, dan kaum tersebut malah hendak mengusir sang Nabi.

Lebih dari itu ,Luth memperingatkan bahwa 'malapetaka akan segera diturunkan jika mereka tidak berhenti dari perbuatan itu' justru ditanggapi dengan tantangan agar kutukan Tuhan ditimpakan kepada diri mereka sendiri,karena mereka tak peduli.

Nabi Luth akhirnya menyadari kalau mereka tidak dapat diberi peringatan atau pengertian lagi.Mereka bagai virus mematikan yang terus menginfeksi sekelilingnya dan tak ada cara lain kecuali dengan mengamputasi mereka alias dimusnahkan.

Nabi Luth as kemudian berdoa kepada Allah,biasanya yang dia minta adalah petunjuk dan hidayah agar kaumnya sadar kembali ke jalan yang benar. Namun sayangnya kali ini beliau meminta agar kaumnya di azab. Demi tidak menjalarnya virus amoral ke daerah-daerah lainnya, Nabi Luth sudah rela bila kaumnya dihukum.

Singkatnya, Allah menimpakan azab yang keras bagi pelaku LGBT dikala jaman Nabi Luth kala itu.

***



Ini kisah yang mencontohkan dan menceritakan bahwa kaum gay seperti itu dulu juga ada, dan perbuatan ini membuat geram Nabi dan membuat Allah murka. Ini adalah virus amoral, jika banyak pihak berdalih HAM untuk membiarkan mereka, maka yang bisa terjadi adalah virus ini bisa meluas lebih lebar lagi. Dan SubhanAllah, bisa hancur generasi kita jika banyak orang yang mengidap hal semacam ini.

Saya tidak bisa dan tidak berhak menghakimi seperti apa menanggulangi LGBT. Tentu saja, tidak serta merta kita mengartikan 'memusnahkan' LGBT dengan jalan kekerasan apalagi pembunuhan. Tapi lebih ke rehabilitasi dan menyembuhkan. Kita memang tidak tahu prosentase keberhasilan menyadarkaan kaum yang terlanjut LGBT ini besar atau tidak. Tapi kita harus ada upaya untuk menangkal, setidaknya mencegah agar virus ini tidak menjalar dan yang lebih parah mengajak orang lain agar terbiasa dan menganggap biasa hal seperti ini.

Kagetnya saya ketika hal mengenai LGBT bukan saja sudah dikumandangkan di Barat tapi orang-orang di negeri kita mulai latah untuk ikut menyuarakan Hak Asasi para LGBT ini. Bukan saja orang-orang biasa, tapi artis bahkan orang pemerintahan juga mulai membuat wacana-wacana yang bikin saya sekali lagi menarik nafas dalam-dalam.

Entah mereka itu kaum liberal, kaum yang mengaku penjunjung HAM atau kaum yang dicurigai bahwa mereka juga sebenarnya LGBT.

Dulu, saya kira LGBT itu semacam AIDS, hal yang yaaaa begitu.... aib. Yang sangat memalukan untuk diketahui dan ditunjukkan pada orang lain, juga nggak berhak mendapat pembelaan apapun selain dibantu soal penyembuhan dan pengidapnya saya kira juga nggak banyak. Tapi... beberapa waktu lalu saya dengar dari teman saya yang sempat berkecimpung di dunia semacam modelling, entertain atau berkenalan dengan kaum 'necis' lainnya, teman saya yang ceriwis dan suka menceritakan semua hal dari A - Z ini menceritakan kenyataan berkiprahnya kaum gay yang dia lihat dengan matanya sendiri...

"Ini nular, kadang yang nggak begitu kalau udah sering kumpul sama yang begitu ya jadi gitu juga...
Ada yang punya pacar cewek cuma buat kedok aja... Ciri-cirinya begini.... (bla bla bla) Dia ngelihat cewek pake pakaian seksi aja nggak tertarik bahkan kelihatan jijik..."

Dan bla... bla...

Saking banyaknya ceritanya saya sampai pening, nggak nyangka kalau anak-anak negeri kita banyak yang begitu juga. Sempet shock karena nggak ngira aja kalau anak Indonesia juga kena wabah hal semacam itu. Soalnya setahu saya negeri kita kan negeri yang bermoral dan menjunjung agama, tapi kok kayak gini banyak...

Apa mungkin ada pengaruh kuat sejak pendidikan dari rumah, mengenai agama dari keluarga, orang tua mereka nggak mengawasi dengan siapa anaknya bergaul, atau ya karena mereka juga sudah dewasa dan hal-hal semacam itu sudah diluar kendali. 

Jujur saja ini sedikit menakutkan...
Buat kita-kita yang jomblo, melihat laki-laki jadi makin banyak curiga dan takutnya. Permasalahan yang diwaspadai bukan hanya selingkuh dengan wanita lain, tapi malah dengan pria juga... Aduuuuh amit-amit. Jangan sampeeeeee.... Jijiiiiiiiiiiiii

Juga buat yang sudah jadi orang tua.
Ini akan semakin mencemaskan karena kita nggak akan mudah memfilter siapa-siapa yang berteman dengan anak dan pengaruh apa yang bisa diberi.

Sama pula dengan gay... begitu pula dengan lesbi, kaum biseksual dan transgender yang mengubah kelamin dirinya, semua dosa besar karena telah merubah fitrah dan ciptaan Allah. Itu perbuatan hina yang harus dibina.

Bagi saya pelajaran di sekolah itu bisa saja yang diberi sekedarnya dan diserap seadanya, jadi buat kita sebagai keluarga maupun kerabat dekat harus rajin-rajin memberi pemahaman dan pendidikan mengenai ini terutama agama. Mungkin saja para kaum LGBT menganggap perbuatan mereka tidak ada maksud untuk merugikan orang lain tapi mengenai mereka sendiri, tapi dengan pemantapan agama... diharapkan seseorang akan takut melanggar perintah Tuhannya yang Maha Melihat dan Maha Mengadili. Mereka harus paham bahwa Allah melarang dan Allah akan memberi hukuman jika tetap melanggar (hukuman di dunia atau di akhirat).

Bagi pemerintah dan artis yang ingin ikut-ikutan mendukung Hak LGBT, tolonglah dibuka hati nuraninya. Apa jadinya jika hal itu menjangkit anak atau saudara anda, apakah anda sanggup jujur dari lubuk hati bahwa anda ikhlas dan bahagia melihat itu? Kenapa kalian nggak bisa membuka mata untuk melihat mana yang baik dan yang buruk. Baik bukan dengan melindungi yang buruk tapi memperbaiki..
Mari perbaiki negeri ini dengan moral yang baik lebih dulu, pasti kebaikan yang lain akan menyusul.


Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. [QS. At-Tahrîm/66:6]

Berikut ulasan dari voa-islam Penyakit Gay Bukan Karena Turunan Genetik, Ini Cara Mengobatinya

Wallahualam
Sekian semoga bermanfaat...

Wassalam..

Label:

Contoh nyata alasan Islam mengharamkan minuman alkohol

Assalamualaikum...
Bismillah...



Meskipun bukan 'rahasia umum' bahwa alkohol itu punya banyak hal negatif dan sering menimbulkan hal yang negatif pula, tapi saya heran kok ada juga yang masih mempertanyakan kenapa Islam mengharamkan alkohol. Apa-apa kok dilarang? Ada yang komentar gitu...
Yang semakin gila dan bikin elus-elus dada, ada kabar berhembus bahwa ada sesosok di pemerintahan Indonesia mau melegalkan minuman keras, bahkan 'merestui' adanya pabrik minuman haram itu berdiri di Indonesia. Gleeeeekkk ~

Astaghfirullah... kalau lihat berita di internet maupun TV makin bikin kerutkan kening saja, ada apa sih dengan dunia ini? Makin nyentrik saja... Meskipun kita memang kudu selalu tabbayun dengan setiap berita yang kita lihat atau dengar.

Kalau melarang hal buruk dianggap membatasi, maka jadilah nggak bisa dibayangkan betapa kacaunya dunia ini.
"Jika kau tidak punya rasa malu, maka berbuatlah sesukamu..." (Nabi Muhammad)
"Hiduplah sesukamu, tapi ingat sesungguhnya kamu akan mati. Berbuatlah sesukamu, tapi ingat sesungguhnya kamu akan dibalas." (Malaikat Jibril)
Bukan cuma 1 - 2 kasus di seluruh dunia yang timbul karena orang yang mengkonsumsi alkohol, entah itu menimbulkan kecelakaan maupun kerugian lain terhadap diri sendiri maupun orang lain. Karena ketika orang sudah mengkonsumsi alkohol, maka dia akan kehilangan kesadaran dan bisa melakukan apapun tanpa dia bisa kendalikan dengan kesadaran penuh.

Dia bisa mengatakan hal yang sebenarnya tidak ingin dia katakan, dia bisa melakukan sesuatu yang kemudian dia sesali ketika dia sadar, seperti contohnya tindakan asusila yang pernah menimpa dua artis yang sedang mabuk kemudian mengakibatkan kehamilan padahal mereka tidak saling suka dan itu dilakukan diluar kesadaran. Naudzubillah... sungguh buruk sekali. 

Dan ini hanya segelintir contoh kasus yang akhir-akhir ini terjadi :

Ini adalah update status teman di facebook beberapa waktu lalu... Dia mengingat kembali meninggalnya saudara kendungnya yang di akibatkan oleh pengendara yang minum alkohol :

 Dan ini berita yang baru saja terjadi beberapa hari dan ramai di media..


Melihat berita-berita semacam ini kita pasti geram kan kenapa pengendara yang tidak sadar sepenuhnya nekat berkendara dan berakhir membawa duka bagi orang lain bahkan dirinya sendiri.


“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”
(QS. Al-Maidah : 90)

*khamar adalah segala sesuatu minuman dan makanan yang bisa menyebabkan mabuk.


Islampos :
Perlu diingat bahwa alkohol hanyalah salah satu bentuk zat kimia. Zat ini juga digunakan untuk berbagai keperluan lain seperti dalam desinfektans, pembersih, pelarut, bahan bakar dan sebagai campuran produk-produk kimia lainnya. Untuk contoh-contoh pemakaian tersebut, maka alkohol tidak bisa dianggap sebagai khamar, oleh karenanya pemakaiannya tidak dilarang dalam Islam.

Sebaliknya, jenis obat-obatan seperti psikotropika dan narkotika, walaupun mereka tidak mengandung alkohol, dalam pandangan Islam mereka dikategorikan sebagai khamar yang hukumnya haram/terlarang.

Ada orang yang mengaku tidak mabuk walaupun minum minuman keras dalam jumlah yang banyak. Untuk orang seperti itu apakah dihalalkan (diperbolehkan) untuknya minum minuman keras?
Aturan larangan (pengharaman) minuman keras (khamar) berlaku untuk seluruh umat Islam serta tidak ada perkecualian untuk individu tertentu. Yang dilarang dalam Islam adalah tindakan meminum khamar itu sendiri, terlepas apakah si peminum tersebut mabuk atau tidak.

Minuman keras itu berbahaya karena merusak otak dan pikiran kita. Saat mabuk, kita jadi tidak sadar akan apa yang kita ucapkan dan kita lakukan. Sehingga ada yang memaki-maki teman dan keluarganya saat mabuk. Bahkan ada yang berkelahi dan membunuh. Yang berzina dan memperkosa saat mabuk pun tidak terhitung.

Kedokteran menetapkan bahwa kecanduan terhadap minuman keras menyebabkan perubahan sel-sel jantung yang hidup menjadi berbagai serabut mati yang tak berguna bagi tubuh manusia. Proses penyerabutan jantung sebagai pengairan dalam perut yang pada akhirnya seorang yang menderita penyakit itu bisa diantarkan ke ambang kehancuran.

Terlalu sering meminum minuman mengandung alkohol juga dapat mengakibatkan terjadinya peradangan pada pangkreas. Sel-sel pangkreas akan kehilangan kemampuannya untuk mensuplai berbagai hormon dan enzim, yang mengakibatkan timbulnya penyakit kencing manis dan kekurusan secara drastis karena tidak adanya kemampuan usus untuk menghisap berbagai minyak. Tidak mungkinnya penyerabutan jantung dan peradangan pada pangkreas adalah salah satu alasan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, mengharamkan minuman keras kepada hamba-hambanya.

Pengaruh buruk minuman keras juga dapat timbul pada ulu hati, karena secara ilmiah terbukti bahwa ketika seseorang meminum minuman keras atau minum bebrapa kapsul obat penenang yang kuat (berdosis tinggi) di sela-sela 24 jam, maka detak jantung akan bertambah banyak dari biasanya, sekitar dua belas denyutan dalam satu menit. Kerja tambahan (ekstra) bagi hati ini akan berpengaruh pada otot dan syarafnya.

 
Alkohol yang terdapat dalam minuman keras juga memiliki pengaruh buruk terhadap syaraf. Minuman beralkohol semakin melemahkan pusat-pusat otak bagian atas, seperti otak yang khusus untuk merasa malu atau orang bilang “urat malu” dan taku, itu sebabnya mengapa orang yang sedang mabuk karena alkohol selalu merasa PD dan tak pernah takut apa-apa. Namun jika menuman tersebut semakin banyak dikonsumsi oleh seseorang akan berakibat pada sikapnya yaitu timbulnya sikap malas segala hal termasuk berpikir, dan hilangnya kesadaran serta penginderaannya. Orang yang sedang mabuk akan berubah tingkah lakunya dari derajat kemanusiaan kepada perilaku binatang.

Yang paling berbahaya lagi adalah jika seseorang mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jangka waktu yang panjang sehingga menimbulkan ketagihan, maka indera perasa dan nalarnya melemah sampai akhirnya sampailah pada tingkatan kegilaan atau bahkan lumpuh. Hal ini dikarenakan alkohol sangat berpengaruh pada lapisan (kulit) otak (cerebral cortex) yaitu bagian yang bertanggung jawab untuk berpikir, mengindera dan arbittrase syaraf, akibatnya, indera perasanya tak berfungsi, keseimbangannyapun akan goyah, dan kesadarannya akan sirna.

Keadaan orang mabuk ini menjelaskan pada kita mengenai pengaruh alkohol, dapat kita lihat misalnya ketika mereka berjalan maka jalnnya mereka sempyongan, tidak peduli terhadap mobil yang datang menabraknya.

Dari itu semua, jelaslah bagi kita hikmah ilmiah baik dalam bidang kedokteran, sosial maupun kejiwaan mengenai pengharaman minuman keras. Sehingga, membuat orang mau mengangan-angankan ayat-ayat Al-Qur’an yang turun dalam rangka mengharamkan minuman keras di hadapan mukjizat ilmiah yang begitu indah dalam mempersonifikasi berbagai penyakit yang sanggup merusak diri manusia. Yakni, manusia yang menentang penjelasan Al-Qur’an kepada penggunaan lafaz “fajtanibuu” yang lebih dalam dari sekedar pengharaman dikatakan oleh para ahli fikih bahasa.
 
Mengapa minuman beralkohol dilarang dalam Islam, padahal sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minuman tersebut memberikan manfaat?

Islam bukan tidak mengetahui sisi manfaat khamar, namun dalam pandangan Islam dampak kerusakan khamr dalam kehidupan manusia jauh lebih besar dari manfaat yang bisa diperoleh. Hal ini dinyatakan di dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 219 yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.”

Beberapa orang menganggap alkohol ini minuman yang wajib ada disetiap acara tradisi dan bahkan acara sakral, ada juga yang menjadikan alkohol sebagai pelarian dari masalah (dan sebenarnya malah memperburuk masalah), adapula yang menganggapnya minuman penghangat saat musim dingin, tapi masih banyak cara untuk mengatasi beberapa hal tersebut tanpa menyentuh barang yang dengan prosentase lebih besar bisa menimbulkan kerugian.

Islam punya penjabaran setiap hal yang terkandung dalam dalil baik itu berupa perintah maupun larangan. Perintah dalam Islam selalu mengandung hal yang mendorong kita pada kebaikan, begitupula setiap larangan pun juga dengan tujuan untuk menghindarkan kita dari keburukan dan bahaya bagi diri kita sendiri. So keep wise... Dan jangan salah serta gegabah dalam memaknai setiap hal.

Wallahu alam...
Semoga membawa manfaat...

Wassalam...

Label:

Fakta Ilmiah Air Liur Anjing Najis

 
Dalam setiap hukum aturan, larangan dan perintah dalam Islam selalu ada penjabaran yang logis dan mutlak kebenarannya seperti juga selalu bisa dibuktikan dengan fakta Ilmiah yang kadang hanya bisa dibuktikan dengan teknologi modern yang kala itu belum ada di Jaman Nabi Muhammad SAW.

Tentu saja karena semua ilmu diturunkan dari Tuhan Semesta Alam, Allah SWT yang sudah menciptakan segalanya dan tentu mengetahui segala-galanya. Hal ini sudah diberitahukan pada kita sejak 1400 tahun yang lalu. Ilmuwan membuktikan jika Virus anjing itu sangat lembut dan kecil. Sebagaimana diketahui, semakin kecil ukuran mikroba, ia akan semakin efektif untuk menempel dan melekat pada dinding sebuah wadah.


Termasuk dengan haramnya babi, alkohol, dll. Serta najisnya air liur anjing juga ada penjelasan dan bukti ilmiahnya oleh karena itu bisa dilihat akan jarang sekali bahkan seharusnya umat Islam tidak memelihara anjing.

Meskipun bukan berarti umat Islam membenci anjing. Anjing adalah makhluk ciptaan Allah yang jika kita memberi makan kita akan mendapat pahala.. Tapi hanya tidak boleh berdekatan karena khawatir dengan air liurya. Sementara anjing adalah hewan yang selalu menjilat dan mejulurkan lidahnya, sehingga memelihara adalah hal yang hampir sangat tidak mungkin.

***
Dari Abu Hurairah Rhadyallahu Anhu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam bersabda : 
Apabila anjing menjilat wadah seseorang, maka keriklah (bekasnya) lalu basuhlah wadah itu tujuh kali. (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkata:”Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:” Cara mensucikan bejana (wadah) salah seorang di antara kalian jika dijilat anjing adalah dengan cara mencucinya sebanyak tujuh kali dan yang pertama dengan tanah.” (HR. Imam Muslim, 3/182)

Kenapa dijilat anjing harus dibasuh tujuh kali? Kenapa harus dengan tanah? Semua ada dan bisa dibuktikan secara ilmiah looooh ~

Fakta Ilmiah: 
Para ilmuwan telah mengungkapkan fakta yang menakjubkan, yaitu adanya zat desinfektan pada tanah. Ketika para ilmuwan mempelajari susunan kandungan tanah, mereka menemukan bahwasanya tanah mengandung bahan (zat) yang jika dicampur dengan bakteri dan kuman, zat tersebut akan membunuh bakteri dan kuman tersebut dengan segera. 

Air liur anjing dari jenis apapun berbahaya bagi manusia. Persatuan Dokter Kesehatan Anak di Munich-Jerman, mengungkapkan bahwa air liur anjing mengandung berbagai kuman penyebab penyakit. Bakteri tersebut dapat masuk dan menyerang organ dalam manusia melalui sistem terbuka.
Air liur anjing adalah tempat keluarnya keringat sehingga semua bakteri mengumpul di lidahnya.

Resiko tertular penyakit kian besar apabila terkena gigitan anjing.

Siapa yang menjadikan anjing –kecuali anjing penjaga ternak, atau anjing pemburu, atau anjing penjaga tanaman- niscaya berkuranglah satu qirath pahalanya setiap hari
Mengapa Harus Dibersihkan Dengan Tanah
 

Dan air liur anjing, membawa (mengandung) patogen bagi manusia, dan ia tidak dapat dimatikan kecuali dengan tanah. Subhaanallahu…! 
Tanah, menurut ilmu kedokteran modern diketahui mengandung dua materi yang dapat membunuh kuman-kuman, yakni: tetracycline dan tetarolite. Dua unsur ini digunakan untuk proses pembasmian (sterilisasi) beberapa kuman.

Eksperimen dan beberapa hipotesa menjelaskan bahwa tanah merupakan unsur yang efektif dalam membunuh kuman. Anda juga bakal terkejut ketika mengetahui tanah kuburan orang yang meninggal karena sakit aneh dan keras, yang anda kira terdapat banyak kuman karena penyakitnya itu, ternyata para peneliti tidak menemukan bekas apapun dari kuman penyakit tersebut di dalam kandungan tanahnya.

Menurut Muhammad Kamil Abd Al Shamad, tanah mengandung unsur yang cukup kuat menghilangkan bibit-bibit penyakit dan kuman-kuman. Hal ini berdasarkan bahwa molekul-molekul yang terkandung di dalam tanah menyatu dengan kuman-kuman tersebut, sehingga mempermudah dalam proses sterilisasi kuman secara keseluruhan. Ini sebagaimana tanah juga mengandung materi-materi yang dapat mensterilkan bibit-bibit kuman tersebut.

Para dokter mengemukakan, kekuatan tanah dalam menghentikan reaksi air liur anjing dan virus-virus di dalamnya lebih besar karena perbedaan dalam daya tekan pada wilayah antara cairan (air liur anjing) dan tanah.

Dr. Al Isma’lawi Al-Muhajir mengatakan anjing dapat menularkan virus tocks characins, virus ini dapat mengakibatkan kaburnya penglihatan dan kebutaan pada manusia.

Penelitian Ir. Soekarno

Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki menjelaskan bahwa kajian ilmuan membuktikan bahawa, air liur anjing mengandung mikrobakteria sehingga jika objek yang terkena air liur anjing dicuci dengan sabun, maka tidak menjamin bersih dari mikrobakteria tersebut.

Untuk mematikan kuman tersebut, harus dengan cara ditaburi tanah atau debu yang dicampur dengan air. Cara ini terbukti berkesan berdasarkan kajian dan uni kaji makmal yang di masa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wassalam tidak ada.

Suatu ketika, bekas Presiden Repulik Indonesia, Soekarno, pernah mengatakan bahwa pada zaman sekarang kita tidak perlu lagi menyamak, atau membasuh tujuh kali yang diantaranya dicampur dengan debu apabila terkena najis kelas berat.

Cukup menggunakan sabun. Pendapatnya ditentang oleh para ulama Indonesia pada waktu itu. Para ulama tersebut meminta Presiden untuk melakukan eksperimen membuktikan mana yang lebih relevan; penggunaan sabun atau dengan debu. Maka dilakukanlah eksperimen dengan sampel dua benda yang telah dijilat oleh anjing. Satu di antara dicuci menggunakan sabun, dan yang satu lagi dibersihkan dengan debu.

Hasil dari pengamatan mikroskop didapati bahwa, benda yang dibasuh dengan menggunakan sabun masih terlihat kuman dari hasil jilatan anjing. Sebaliknya, benda yang dibersihkan dengan debu sangat bersih dan terbebas dari kuman.


Sisi Keajaiban 
Tampak jelas bagi kita dari pembahasan hadits di atas bahwa Nabi yang mulia Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam telah mengisyaratkan kepada sebuah fakta ilmiah yang tidak terungkap kecuali pada abad kedua puluh.

Dan ini menunjukkan bahwa beliau shallallahu 'alaihi wasallam, tidaklah berbicara melainkan dengan apa yang diajarkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena di abad Ketujuh masehi, yaitu era di mana Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hidup, tidak mungkin ada seseorang yang memiliki pengetahuan tentang fakta medis ini.
Wallahu alam..
Wassalam..

Label:

Mengapa Babi Haram untuk umat Islam dan 10 Alasan Ilmiah

Bismillah.. Assalamaualaikum..

Baca Juga  : Mengapa babi diharamkan? Kenapa pula ia diciptakan?

Sudah menjadi hukum yang diketahui secara universal jika umat Islam itu dilarang makan babi. Kemanapun pergi jika soal makanan umat Islam pasti harus tahu dulu, apakah ini halal atau haram? Mengandung bahan yang di haramkan atau tidak? Mengandung babi atau tidak?

Jika ditanya siapa yang melarang. Maka jawabannya adalah Allah SWT yang melarang, Tuhan Alam Semesta yang menurunkan perintah ini melalui firmanNya dalam Al-Qur'an. 
Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(QS. 16:115)
Katakanlah: "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi - karena sesungguhnya semua itu kotor - atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".(QS. 6:145)
Kebanyakan orang Islam sih tidak keberatan dengan aturan ini. Kadang mereka juga berdalih melihat babi saja sudah jijik, apalagi harus memakannya. kemudian masih banyak makanan lain yang boleh dimakan dan hanya babi yang tidak dimakan.. Itu sama sekali tidak ada masalah.

Tapi dengan keingintahuan bahkan kaum non-muslim yang berusaha mematahkan apa yang tertulis dalam hukum Islam, ada saja yang ingin mereka paparkan demi 'membela' babi.
- Mereka bilang babi enak, lebih enak dari ayam dan sapi => Enak kan relatif. Dan sesuatu yang enak memang tidak selalu halal kok. Kan memang banyak yang 'haram' itu jusrtru lebih menggoda. Dan secara pribadi, saya anggap ayam, udang, bebek sudah enaaaak dan nikmat sekali kok :D tidak ada kepentingan mencicipi babi, hehe
- Mereka bilang babi tidak selalu kotor, karena sekarang udah ada di peternakan yang bersih => Peternakannya yang bersih, tapi kebiasaan kotor babi dan sistem organnya sudah menjadi hal alamiah dan tabiat asli. Sebersih apapun peternakannya mereka masih bisa meminum urin mereka dan urin dalam tubuh mereka bisa merembes ke daging mereka.
- Dan setelah saya menjelaskan kenapa babi haram pada mereka secara kesehatan mereka kemudian berdalih, "Tapi buktinya aku nggak mati tuh makan babi." (gubrak bgt) => Barang Haram bukan selalu menyebabkan kematian begitu saja. Semua juga tahu kalau rokok dan alkohol tidak baik untuk kesehatan. Dan mereka yang memakai/ mengkonsumsi itu juga tidak serta merta semua mati begitu saja. Tapi... silahkan dipikirkan saja. Makan makanan yang kotor, apa yang terjadi dalam organ kita? 
Dan Allah mengharamkan atas mereka yang kotor-kotor. (Al-A'raf: 156)


Nasrani juga tidak boleh makan babi ?

Saya pernah berdiskusi secara tidak sengaja dengan teman Nasrani saya tentang babi ini. Dia mengetahui bahwa Islam mengharamkan babi dan begitu juga agamanya, "Di agamaku juga nggak boleh makan babi. Di kitabku disebut nggak boleh makan hewan berkuku belah. Dia emang punya produksi cacing pita di tubuhnya yang susah dimatikan"

Nah lho, sebenarnya saya tahu bahwa sebenarnya kaum Nasrani sama melarang makan babi dalam kitabnya. Hanya saja katanya setelah melalui 'revisi', kalimat 'babi' dalam kitabnya berubah menjadi 'babi hutan'. 

Tentu mendengar itu saya terkejut lalu bertanya, "Berarti kamu nggak makan babi donk?", Dia menjawab, "Aku mah makan hampir setiap hari. Babi itu enaaak banget, sekali coba kamu nggak mungkin bisa lupa rasanya, nempel di lidah."

Duh i leee.. Iklan nih ye... Tapi saya tercengang, dia bilang di agamanya tidak boleh kok tapi dia malah makan setiap hari? Dan apa jawabannya... "Ya mau gimana lagi, udah tradisi. Di tempatku tiap acara selalu pake makan babi."

Ya ampuun... ternyata Agamanya kalah sama tradisi !!

***


Babi, sosok jorok yang menjijikan, yang termasuk goiru mukhtaromin (hewan tidak mulia menurut syara). bahkan tak 1 pun dari anggota tubuhnya yang boleh dimanfaatkan.
berikut 


10 alasan ilmiah babi haram untuk umat Islam..

1.Babi adalah container (tempat penampung) penyakit.

Beberapa bibit penyakit yang dibawa babi seperti Cacing pita (Taenia solium), Cacing spiral (Trichinella spiralis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Cacing usus (Fasciolopsis buski), Cacing Schistosoma (japonicum), Bakteri Tuberculosis (TBC), Bakteri kolera (Salmonella choleraesuis), Bakteri Brucellosis suis, Virus cacar (Small pox), Virus kudis (Scabies), Parasit protozoa Balantidium coli, Parasit protozoa Toxoplasma gondii

2. Daging babi empuk.

Meskipun empuk dan terkesan lezat, namun karena banyak mengandung lemak, daging babi sulit dicerna. Akibatnya, nutrien (zat gizi) tidak dapat dimanfaatkan tubuh.

3. Menurut Prof. A.V. Nalbandov (Penulis buku : Adap-tif Physiology on Mammals and Birds) menyebutkan bahwa kantung urine (vesica urinaria) babi sering bocor, sehingga urine babi merembes ke dalam daging. Akibatnya, daging babi tercemar kotoran yang mestinya dibuang bersama urine.

4. Lemak punggung (back fat) tebal dan mudah rusak oleh proses ransiditas oksidatif (tengik), tidak layak dikonsumsi manusia.

5. Babi merupakan carrier virus/penyakit Flu Burung (Avian influenza) dan Flu Babi (Swine Influenza).

Di dalam tubuh babi, virus AI (H1N1 dan H2N1) yang semula tidak ganas bermutasi menjadi H1N1/H5N1 yang ganas/mematikan dan menular ke manusia.

6 . Menurut Prof Abdul Basith Muh. Sayid berbagai penyakit yang ditularkan babi seperti, pengerasan urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (Angina pectoris), radang (nyeri) pada sendi-sendi tubuh.

7. Dr. Murad Hoffman (Doktor ahli & penulis dari Jerman) menulis bahwa Memakan babi yang terjangkiti cacing babi tidak hanya berbahaya, tapi juga menyebabkan peningkatan kolesterol tubuh dan memperlambat proses penguraian protein dalam tubuh.
Ditambah cacing babi Mengakibatkan penyakit kanker usus, iritasi kulit, eksim, dan rheumatic serta virus-virus influenza yang berbahaya hidup dan berkembang di musim panas karena medium (dibawa oleh) babi.

8. Penelitian ilmiah di Cina dan Swedia menyebutkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus besar.

9. Dr Muhammad Abdul Khair (penulis buku : Ijtihaadaat fi at Tafsir Al Qur’an al Kariim) menuliskan bahwa daging babi mengandung benih-benih cacing pita dan Trachenea lolipia. Cacing tersebut berpindah kepada manusia yang mengkonsumsi daging babi.

10. DNA babi mirip dengan manusia, sehingga sifat buruk babi dapat menular ke manusia. Beberapa sifat buruk babi seperti, Binatang paling rakus, kotor, dan jorok di kelasnya, Kemudian kerakusannya tidak tertandingi hewan lain, serta suka memakan bangkai dan kotorannya sendiri dan Kotoran manusia pun dimakannya. Sangat suka berada di tempat yang basah dan kotor. Untuk memuaskan sifat rakusnya, bila tidak ada lagi yang dimakan, ia muntahkan isi perutnya, lalu dimakan kembali. Lebih lanjut Kadang ia mengencingi pakannya terlebih dahulu sebelum dimakan.
Selain kesepuluh alasan diatas ternyata ada beberapa penyakit lain yang dapat disebabkan oleh babi seperti kholera babi (penyakit menular berba-haya yang disebabkan bakteri), keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia babi), kulit kemerahan yang ganas (mematikan) dan menahun, Penyakit pengelupasan kulit, dan Benalu Askaris, yang berbahaya bagi manusia


Sumber : kibar-uk.org



Sekalipun Islam atau bahkan ilmuwan yang bukan Islam sudah memaparkan bukti ilmiah sedemikian rupa untuk mendukung kebenaran dan kekuatan Al-Qur'an tapi kaum non-muslim masih saja sering 'membela' babi dengan begini begitu karena kecintaan mereka dengan lezatnya daging babi (menurut mereka).


Itu hak mereka. Agamamu Agamamu, Agamaku Agamaku. Saya tidak makan babi juga tidak mengganggu anda sehingga anda yang makan babi juga tidak perlu mempengaruhi kami untuk makan babi karena kami punya alasan untuk tidak makan babi.
Kenapa saya bicara begini karena hanya dengan memperdebatkan babi, mereka mencaci maki Tuhan dan Nabi dan itu sangat mengusik..

Sekian semoga bermanfaat, Wassalam ~

Label:

Mengapa babi Diharamkan? Kenapa Pula ia Diciptakan?



Apakah mungkin hewan yang diharamkan punya fungsi kehidupan? Mungkinkah mereka punya tabiat penciptaan yang berlawanan? Mereka di satu sisi haram karena punya dampak negatif terhadap tubuh dan di sisi lain punya misi kehidupan yang mungkin saja belum tersentuh oleh tangan dan pikiran manusia?

Hemat penulis, sebelum terlalu jauh mengais rahasia-rahasia penciptaan mereka, pemerhati tema-tema Qur’an diajak menelusuri hikmah-hikmah syariat yang telah mengharamkan mereka untuk dijadikan sebagai bahan makanan.

Pada umumnya, Islam mengharamkan daging hewan yang berkuku tajam, seperti: singa, harimau, macan, ular, kucing, anjing, dan tikus. Tentunya, laboratorium syariat tidak mengharamkan mereka kecuali ada sebab mendasar yang melatarbelakanginya. Olehnya itu, wajar jika hal tersebut menjadi proyek ilmiah yang menunggu sentuhan-sentuhan dunia sains. Mereka seakan-akan berkata kepada para saintis: “aku haram dimakan karena aku berbahaya terhadap kelangsungan hidup kalian. Akan tetapi, apakah Anda telah menemukan hikmah-hikmah syariat yang telah menjadikan aku haram untuk kalian?“

Dokter Sulaeman Qûsh berkata:
“Medis modern melaporkan bahwa air liur, kotoran, darah, dan sel-sel tubuh hewan-hewan ini mengandung virus yang mematikan, yaitu virus yang menyebabkan penyakit anjing.”[[2]] 
Jika demikian halnya hewan-hewan tersebut, bagaimana dengan babi sendiri?
Manusia cinta kebersihan dan jijik melihat kotoran. Setiap dari mereka punya fitrah penciptaan seperti ini. Olehnya itu, bukan hanya Islam yang mengharamkan babi, tetapi juga syariat-syariat terdahulu, seperti: Yahudi dan Nasrani.

Di dalam Taurat dikatakan:

“Hewan-hewan ini boleh kalian makan, seperti: sapi, domba, dan biri-biri…, kecuali hewan-hewan ini janganlah engkau memakannya; hewan yang mengeluarkan makanan dari perutnya kemudian dikunyah kembali dan yang kukunya terbelah dua, seperti unta, kelinci dan wabar (kelinci yang berbulu tebal). mereka najis untuk kalian karena tergolong spesies hewan yang mengunyah kembali makanan setelah dikeluarkan dari perut mereka sendiri, meskipun kuku mereka tidak terbelah dua. Demikian pula babi, ia najis untuk kalian karena kukunya terbelah, meski tidak mengunyah kembali makanannya dari perut. Olehnya itu, jangan makan dagingnya dan jangan pula menyentuh bangkainya!”[[3]

Di Injil sendiri mengatakan:
“di pegunungan sana ada sekelompok babi yang sedang digembala, maka setan pun menginginkannya dan berkata: (izinkanlah kami bersemayam di babi-babi itu!) Yesus pun kemudian mengizinkan mereka saat itu, sehingga ruh-ruh kotor keluar dan bersemayam di tubuh babi-babi tersebut” [[4]]

Di tempat lain diberitakan: 
“Jangan berikan Al-Quds kepada anjing-anjing itu dan jangan pula meletakkan berlian-berlian kalian di hadapan babi-babi itu supaya mereka tidak menginjak-injaknya dan kembali mengoyak-oyak kalian.”[[5]]
Hemat penulis, meskipun tidak secara eksplisit disebutkan pengharaman babi di Injil, tetapi karena ia merupakan simbol kejahatan yang dilakoni oleh ruh-ruh jahat dan umat selain umat Nasrani, maka ia pun dengan sendirinya mengajak fitrah mereka untuk menjauhinya. Bukan hanya itu, di Injil sendiri terdapat beberapa teks yang menyatakan bahwa Nabi Isa as. diutus untuk menyempurnakan syariat yang diemban Nabi Musa as… [[6]] Dan karena pengharaman babi merupakan salah satu syariat Taurat, maka babi pun diharamkan terhadap mereka. Akan tetapi, mengapa di sana masih ada kaum yang membolehkan makan babi? Bukankah ini menyalahi syariat dan fitrah penciptaan mereka sendiri?

Dalam hal ini, Islam pun mengharamkan babi. Ia dan syariat lain senantiasa memberikan perhatian penuh terhadap kesehatan jasmani dan rohani manusia. Olehnya itu, semuanya sepakat terhadap hukum ini.

Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. (QS. Al-Baqarah [2]: 173)

Jika ada yang bertanya: “ada apa dengan babi? Mengapa semua syariat Allah mengharamkannya?”
Kepada Anda Ustadz Muhammad Rasyid Ridha menjawab:
“Salah satu hikmah haramnya babi karena ia membawa virus berbahaya dan termasuk jenis hewan yang menyukai kotoran.

Kedokteran modern telah membuktikan bahwa bahaya babi datang dari makanannya yang kotor, sehingga di antaranya ada yang menjadi ulat, seperti: Trichinila Spiralis (الدُّوْدَةُ اللُّوْلَبِيَّةُ أَوْ الْحَلْزُوْنِيَةٌ). Ulat ini menjangkiti babi dari bangkai-bangkai tikus yang dilahapnya. Bukan hanya itu, daging babi sangat sulit dicerna akibat gumpalan lemak di serak-serak daging tersebut. Olehnya itu, perut terasa berat dan ingin muntah. Jika ia tidak dimuntahkan maka penderita akan mencer…

Jika Anda berkata: “Ayat al-An’am menegaskan bahwa sebab daging babi diharamkan karena ia kotor. Apakah karena ia suka kotoran ataukah di tubuhnya terdapat bahaya yang mengancam keselamatan jiwa?”

Ketahuilah! Sesungguhnya kata (الرِّجْسُ), yang artinya: kotor, penamaan terhadap segala sesuatu yang berbahaya dan menjijikkan, baik yang materinya nampak atau secara maknawi saja. Olehnya itu, semua yang bernajis disebut (رِجْس) kotoran. Dan pastinya, penamaan Surah al-An’am (الرِّجْسُ)terhadap babi memberi indikasi kuat bahwa ia haram dimakan karena berbahaya dan menjijikkan.”[[7]]

dr. Sulaeman Qûsh menegaskan pernyataan di atas pada laporannya berikut ini:
“Babi adalah binatang yang malas dan terlalu suka berhubungan intim. Ia tidak suka cahaya matahari dan tidak punya semangat juang membela diri dari musuh-musuhnya. Dia memakan semua makanan yang diberikan, bahkan kotorannya sendiri atau kotoran manusia. Ia lebih suka menghabiskan hidupnya di tempat kotor dari tempat yang bersih. Kerjanya makan dan tidur, serta tidak suka bepergian jauh. Jika betinanya ditunggangi oleh jantan lain ia tidak menampakkan sedikit pun kecemburuan dan amarah terhadapnya.

Babi salah satu jenis hewan yang mengantongi pelbagai jenis virus yang mematikan. [[8]] Maka dari itu, ia tidak layak dikonsumsi manusia.”[[9]]

Jika ada yang bertanya dan berkata: “Anda telah menjelaskan panjang lebar hikmah pengharaman babi. Sekarang, tolong beberkan makna-makna kehidupan di balik penciptaannya.”

Ustadz Nursi meletakkan batu pijakan dan pondasi dalam masalah ini. Beliau berkata:
“Setiap makhluk di semesta ini punya tugas masing-masing. Bukan hanya itu, setiap partikel terkecil di kosmos ini punya fungsi tersendiri. Artinya, tidak ada makhluk di alam ini kecuali punya misi yang mereka sedang jalani. Olehnya itu, mereka adalah petugas Rabbânî yang menjalankan misi ketuhanan.”[[10]]

Berangkat dari sini, penulis melihat, sesuai dengan apa yang telah dijelaskan di atas, bahwa babi adalah Cleaning Service gratis yang membersihkan wajah bumi dari pelbagai bentuk kotoran. Olehnya itu, dengan menyadari fitrah penciptaannya, ia melahap kotorannya sendiri dan kotoran manusia.

Andai saja tahinya yang tercecer itu tidak dilahap kembali, maka siapa lagi yang akan memungutnya? Kotoran, sampah, dan limbah manusia merupakan isu global yang butuh penanganan serius dan belum terpecahkan sampai pada detik ini. Olehnya itu, wahai mereka yang lalai! Sadar dan pujilah Allah yang membantu kalian mengatasi masalah rumit tersebut! Babi itu tahu diri, bahkan ia ikut sibuk dan turut andil mengentaskan polusi udara oleh ulah tangan kalian sendiri.

Di lain sisi, babi telah menjadi cermin terhadap manifestasi keagungan Sang Maha Bersih, Maha Mengurus, Menjaga keseimbangan kosmos, dan Maha Bijak. Ia mencerminkan sinar-sinar ketauhidan yang terpadu. Ia merupakan ukiran-ukiran keagungan dan ketinggian sifat-sifat Allah tersebut.

Hewan ini pun tidak tinggal diam untuk melukiskan makna-makna kehidupan. Ia seperti menyapa Anda dengan begitu lembutnya dan berkata: “wahai khalifah Allah! Janganlah kalian menyerupai diriku! Jika aku malas kalian harus rajin, jika aku penakut kalian harus pemberani, jika aku terlalu berlebihan melakukan hubungan intim maka kalian wajib menempatkan nafsu sesuai dengan batasan-batasan syariat. Jika kalian seperti ini maka niscaya kalian menjadi insan-insan Rabbânî. Akan tetapi, jika kalian menyerupai diriku maka kalian lebih rendah dariku. Aku menjalankan fungsi kehidupan dan ketauhidan dengan sempurna, tetapi kalian lalai dan lupa diri oleh nafsu.”

Kemuliaan hewan ini tidak terbatas sampai di sini, tetapi ia telah menjadi bahan baku celaan Al-Qur’an terhadap bangsa Yahudi yang melanggar kehormatan hari Sabtu. [[11]] Olehnya itu, mereka dilaknat Allah dengan menjadikan wujud mereka berwujud monyet dan babi sebagaimana yang difirmankan ayat ini:
â قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُمْ بِشَرٍّ مِنْ ذَلِكَ مَثُوبَةً عِنْدَ اللَّهِ مَنْ لَعَنَهُ اللَّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ أُولَئِكَ شَرٌّ مَكَانًا وَأَضَلُّ عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ á (QS. Al-Maidah [5]: 59)

Di penghujung tulisan singkat ini, saya mengajak pemerhati tema-tema keislaman menyuarakan kesimpulan berikut ini:
“Sebenarnya babi bukan ancaman bagi manusia. Bahaya yang datang darinya lahir dari ulah tangan-tangan jahil. Mereka telah melanggar kesepakatan syariat-syariat Allah yang mengharamkannya. Seandainya Anda tidak menyentuhnya maka ia pun dengan sendirinya enggan menyakiti Anda. Akan tetapi, Anda sakit karena telah mengabaikan aturan tersebut. Biarkan dia menjalankan misi kebersihan wajah dunia yang diemban fitrahnya! Biarkan dia memancarkan kilau ketauhidan sebagai manifestasi keagungan dan kemuliaan Zat-Nya yang Maha Bersih, memelihara, menjaga, dan Maha Bijak! Biarkan mereka melantunkan tasbih ketauhidan dengan membantu Anda menjaga kebersihan dan Jangan sekali-kali menyakiti mereka dengan menyembelih dan memakannya! Anda patut dihukum karena melanggar larangan. Bukan hanya itu, tapi Anda telah menghapus pahatan-pahatan ketauhidan dan renda-renda kehidupan yang tengah dilakoninya. Hematnya, Hikmah-hikmah ini menghendaki babi tercipta. Bukankah seribu satu kebaikan lebih diutamakan penciptaannya dari satu keburukan yang belum pasti?”

Catatan Kaki:
[1] Artikel ini jawaban terhadap pertanyaan salah seorang pemerhati tema-tema keislaman di www.dakwatuna.com: “apa manfaat babi ya? Soalnya itu jg jd pertanyaan sampai skrng sama anakku. belum terjawab dengan ilmiah.”
Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/12/17062/lalat-sehina-itukah-dia-atau-dia-lebih-mulia-dari-itu/#ixzz1gbVQfmFj
[2] dr. Sulaeman Qûsh, Hikmah wa Asbâb Tahrîm Lahmul Khinzîr fi al-Ilmi wa ad-Dîn, kata pengantar oleh: Muhammad Muhyiddin al-Ashfar, Dar al-Basyir, Cairo, hlm. 17
[3] Perjanjian Lama, Kitab Bangsa Levi, Dar al-Kitab al-Muqaddas, Cairo, cet. 1, 2003, Ayat 11: 1-8
[4] Perjanjian Baru, Injil Markus, Ayat 5: 11-13
[5] Perjanjian Baru, Injil Matius, Ayat 7: 6
[6] Lihat: Ibid, Ayat: 5: 17-18
[7] Lihat: Tafsir al-Manâr, vol. 6, hlm. 135-136
[8] Di dalam tubuh babi terdapat aneka ragam cacing dan virus. Di antaranya:
1. Fasciolepsis Buski (فاشيولبس بوسكي)
Jenis cacing ini tinggal di perut babi dalam jangka waktu yang cukup lama. Ia keluar bersama dengan kotoran dan menetap di genangan air. Jenis ini dapat menyebabkan gangguan alat pencernaan, mencer, dan pembengkakan tubuh yang mengakibatkan kematian.
2. Round Worms (الديدان المستديرة):
Cacing ini panjangnya 270 mm, ia disebut dengan ulat beracun karena dapat menjalar ke seluruh tubuh. Di antara penyakit yang ditimbulkan: radang paru-paru, sesak nafas, alat pencernaan tersumbat, dan radang pankreas.
3. Hook Worms (الديدان الخطافية):
Cacing ini masuk ke tubuh lewat pori-pori kulit. Ia dapat menyebabkan mencer yang disertai pendarahan kuat sehingga stamina tubuh melemah, kulit berubah, tubuh membengkak, dan lemah jantung.
4. Paragonimus (باراجونيميا):
Jenis ini hidup di paru-paru babi. Ia dapat menyebabkan gangguan pernafasan bagi babi sendiri dan obatnya belum ditemukan sampai pada saat sekarang. Di antara penyakit yang ditimbulkan: gangguan pernapasan yang mengakibatkan batuk keras dan pendarahan kuat di paru-paru.
5. Clonorchis Sinensis (كلونوركس سيننسس):
Cacing ini hidup di sekitar hati babi. Ia dapat menyebabkan gangguan hati, mencer, dan kematian akibat kekurangan cairan.
6. Giganthorinchus (جايجا نثورنكس):
Cacing ini hidup di alat pencernaan babi dan dapat menyebabkan kekurangan darah dan gangguan alat pencernaan. Yang demikian itu karena ia hidup di dinding alat pencernaan manusia.
7. Trichinila Spiralis (الدودة اللوبية أو الحلزونية):
Jenis cacing ini sulit terdeteksi, tubuhnya sangat kecil. Ia hidup di daging babi dalam jangka waktu yang cukup lama dan belum diketahui sampai pada saat sekarang derajat panas yang mungkin dapat melumpuhkannya di saat dimasak. Di antara penyakit yang ditimbulkan: rematik, anggota tubuh terasa nyeri, perih, dan lambat bergerak sehingga ia tidak dapat bekerja keras. Ia dapat menyebabkan kematian jika menyumbat saluran makanan yang menghubungkan antara perut dan dada. Di samping itu, jika ia hidup di perut maka akan menimbulkan penyakit perut, mencer, anggota tubuh melemah, dan pembengkakan di wajah dan mata.
8. Schistosoma Japonicum (دودة البلهارسية الآسيوية):
Spesies ini sangat berbahaya. Babi salah satu hewan yang memelihara cacing ini. Ia masuk ke tubuh manusia lewat pori-pori dan menyusut ke darah dan paru-paru. Setiap ekor dari mereka menghasilkan 20.000 telur tiap harinya yang setiap saat menjadi ancaman berbahaya terhadap alat pencernaan, hati, dan otak. Ia dapat menimbulkan pelbagai jenis penyakit yang dapat mengakibatkan lumpuh dan kematian.
[Lihat: dr. Sulaeman Qûsh, Op. Cit. hlm. 24-30]
Hematnya, tsunami bahaya babi bukan hal yang dapat ditutupi dan dipungkiri. Khususnya, pasca flu babi (H1N1, atau H1N1/09) yang menggemparkan dunia pada tahun 2009. Virus ini terdiri dari 5 jenis virus yang berbeda, yaitu: flu babi dan burung di Amerika Timur, flu manusia, dan dua flu babi asal Asia dan Eropa. Yang jelasnya, komplikasi virus-virus ini terjadi di tubuh babi. [Lihat: Prof. Dr. Sahar Talaat, Liqâh Influensa al-Khanâzîr, published by: www.islamonline.net, 1430 H/2009 M, hlm. 8]
[9] Op. Cit, hlm. 18-19, dan lihat juga pernyataan Ustadz Nursi tentang bahaya daging dan lemak babi di: Masâil ad-Daqîqah fil Ushûl wa al-Aqîdah, hlm. 69-70
[10] Bediuzzaman Said Nursi, Haqâiq al-Ïmân, diterjemahkan ke bahasa Arab oleh: Ustadz Qâshim ash-Shâlihî, Sözler Publications, cet. 5, 2009, hlm. 70
[11] Mereka diwajibkan tinggal beribadah di rumah mereka pada hari tersebut dan tidak melakukan kegiatan apapun seperti hari-hari sebelumnya. Namun, mereka tidak mematuhi kewajiban itu dan meninggalkan rumah mereka menuju pesisir laut menangkap ikan setelah air surut. Di antara penafsir ada juga yang mengatakan bahwa yang dilaknat jadi monyet adalah bangsa Yahudi yang melanggar kehormatan hari Sabtu dan yang dilaknat menjadi babi adalah mereka yang mengingkari kebenaran jamuan (المائدة) Allah SWT terhadap Nabi Isa As. Yang turun langsung dari langit. [Lihat: Tafsir Syekh Abi as-Suûd, vol. 2, hlm. 292]

Label:

Alasan Lelaki Haram Memakai Emas dalam Islam

Assalamualaikum..

Dasar Hukum

Al-Bukhari dan Muslim masing-masing dari Al-Bara' bin Azib Radhiyallahu 'anhu, bahwa ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. (HR. Bukhori & Muslim)

Penjelasan :

Atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori2 dan masuk ke dalam darah manusia. Jika seorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal dengan sebutan migrasi emas). Dan apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan mengakibatkan penyakit Alzheimer. Sebab jika tidak di buang maka dalam jangka waktu yang lama atom emas dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit alzheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana orang tersebut kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal,tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa.

Mengapa Islam memperbolehkan wanita mengenakan emas ?
"Wanita tidak menderita masalah inikarena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi." itulah sebabnya islam mengharamkan pria memakai emas dan membolehkan wanita memakai perhiasan emas.


Jadi seluruh larangan dan perintah dalam Islam selalu ada penjelasan yang logis dan bisa dibuktikan secara ilmiah karena Allah SWT yang menciptakan manusia maka Ia yang paling mengetahui apa yang baik dan tidak baik untuk hambanya. Semoga bermanfaat.. 

Wassalam ~

Label:

Mengapa Wanita Haid Dilarang Untuk Shalat Dan Tidak Boleh Puasa?



Muslim Berseru

Tulisan Ini dibuat bukan bertujuan untuk menghina atau Menistakan agama tapi menjawab dari Salah satu Pertanyaan Kaum Orientalis tak Henti hentinya menggencarkan Serangan Untuk Memurtadkan umat Islam ini salah Satunya
sebagai Berikut :

Penggugat Islam
==>

Mengapa Allah Swt menajiskan wanita yang sedang menstruasi?
Akibatnya wanita batal sembahyahnya dan nggak boleh ikut puasa?
Sebenarnya siapa yang menciptakan menstruasi? Bukankah itu diciptakan baik adanya? Tapi mengapa Allah menajiskannya?


Untuk Membentengi Kristenisasi, Maka kewajiban kita sebagai seorang mukmin untuk Menjawabnya

Salah satu Hadis yang Dinukilkan adalah
Dari Abu Said Al-Hudri, Rasulullah saw bersabda,”….Bukanlah jika (seorang wanita) haid ia tidak shalat dan tidak puasa??” (HR. Bukhari dan Muslim).

Penghujat Islam Berkata : bahwa wanita Itu dinajiskan karena Sedang MensTruasi

Jawab
Pikiran Feminis Ini berkeyakinan bahwa Wanita itu Najis Dan dianggap Berdosa karena HAID Berasal dari Pengaruh Doktrin ajaran mereka yang sudah lama tertanam didalam benak mereka selama bertahun-tahun dan mencoba memasukan keyakinannya kedalam ajaran Islam

sesuai dijelaskan pada Kitab Mereka:

Imamat
15:21 Setiap orang yang kena kepada tempat tidur perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam.

15:30 Imam harus mempersembahkan yang seekor sebagai korban PENGHAPUS DOSA dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan TUHAN, KARENA lelehannya yang najis itu. (imamat 15:19-30)

Sungguh Berbeda Dengan ajaran Islam
penuduh sangat keliru dalam memahami ajaran Islam
Islam tidak Pernah Menganggap bahwa Wanita Haid itu adalah Najis sebagaimana Nabi Muhammad Bersabda

Umat Islam tidak Najis

Sesungguhnya mukmin itu tidak najis.” (HR. Al-Bukhari no. 283 dan Muslim no. 371)

yang Najis itu adalah Darah yang Keluar selama Haid sebagaimana Firman Allah

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”.... (Al-Baqarah: 222)

Mengapa Allah Melarang Wanita Haid Untuk shalat?

Perlu Diketahui
Setiap yang Allah perintahkan atau larang pasti terdapat hikmah atasnya. Jika Allah mengharamkan sesuatu pasti terdapat keburukan di dalamnya, jika Allah menghalalkan sesuatu pasti ada kebaikan di dalamnya untuk kelangsungan hidup manusia di bumi ini.

“Dan (Allah) menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk.” (Al-A’raaf: 157)

Sejumlah studi medis moderen membuktikan bahwa gerak badan dan olah raga seperti shalat sangat berbahaya bagi wanita haid. Sebab wanita yang sedang shalat, ketika sujud dan ruku akan meningkatkan peredaran darah ke rahim. Sel-sel rahim dan indung telur seperti sel-sel limpa yang menyedot banyak darah.

Wanita yang haid, jika menunaikan shalat akan kehilangan darah secara terus menurus dalam kurun waktu 3-7 hari. Lamanya tergantung siklus Haid masing-masing, dan banyaknya darah yang keluar berkisar antara 34 mili litern menyebabkan banyak darah mengalir ke rahimnya dan Kehilangan darah yang terus menerus juga mengakibatkan perempuan lebih gampang lelah, memiliki kadar emosi yang naik turun, serta rentan terkena anemia karena melalui darah yang keluar tersebut ia kehilangan mineral zat besi yang sangat penting bagi tubuh.. Kadar yang sama pada cairan lainnya. Jika wanita haid menunaikan shalat, zat imunitasnya di tubuhnya akan hancur. Sebab sel darah putih berperan sebagai imun akan hilang melalui darah haid.

Jika seorang wanita shalat saat haid, maka ia akan kehilangan darah dalam jumlah banyak. Ini berarti akan kehilangan sel darah putih. Jika ini terjadi maka seluruh organ tubuhnya seperti limpa dan otak akan terserang penyakit.

Mungkin inilah hikmah besar di balik larangan syariat agar wanita haid untuk shalat hingga ia suci. Al-Quran dengan sangat cermat menyebut

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran”. oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci.” (Al-Baqarah: 222)

Lalu Mengapa Wanita juga Dilarang Berpuasa saat haid?

Wanita tidak dianjurkan untuk Berpuasa dikarenakan Untuk Menjaga Asupan Gizi makanan yang ada didalam tubuhnya dan Kesehatan fisiknya disebabkan karena Kehilangan Banyak Darah yang keluar membuatnya Gampang Lelah, memiliki kadar emosi yang naik turun, serta rentan terkena anemia

Para medis menganjurkan agar ketika dalam keadaan haid, wanita banyak beristirahat dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Agar darah dan logam (magnesium, zat besi) dalam tubuh yang berharga tidak terbuang percuma.

Selama masa Haid ini, seorang perempuan seharusnya lebih memperhatikan asupan gizi dan kondisi kesehatan fisiknya. Seperti makan makanan kaya zat besi (contohnya bayam, daging-dagingan, dan ati ampela), makanan tinggi protein (contohnya telur dan ikan), makanan tinggi serat (sayur berdaun dan buah-buahan), dan sumber vitamin C yang membantu penyerapan zat besi dalam tubuh. Dalam kondisi tertentu, perempuan juga dianjurkan mengonsumsi tablet tambah darah yang kaya akan zat besi untuk membantu proses pembentukan darah dan mencegah anemia.

Nah, bisa dibayangkan kalau saja perempuan yang sedang Haid masih diwajibkan berpuasa, bakal banyak perempuan yang K.O dan menderita anemia kronis karena sepanjang hdupnya ia harus berpuasa disaat seharusnya ia membutuhkan asupan nutrisi dan zat besi yang cukup untuk kesehatan tubuhnya.

Inilah hikmah besar, kenapa ketika haid wanita dilarang melakukan puasa.

Sungguh sempurna syariat Islam, ini salah satu dari kebesaran Allah, kenapa wanita haid dilarang melaksanakan shalat Dan Puasa

Wanita Haid jangan Bersedih. Allah akan Mengganjarnya dengan Pahala

Nabi Muhammad SAW Bersabda

“Apabila seorang hamba mengalami sakit atau safar (sehingga meninggalkan amalan sunah) maka dia tetap dicatat mendapatkan pahala sebagaimana amalan yang dia lakukan ketika mukim (tidak safar) atau ketika sehat.” (HR. Bukhari 2996).


Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan,

Sabda Nabi Muhammad SAW Bersabda

“Dia tetap dicatat mendapatkan pahala sebagaimana amalan yang dia lakukan ketika mukim dan sehat”


Jadi Para wanita, Allah melarang mu Shalat dan Berpuasa bukan mendriskiminasi atau Merendahkan kaum Wanita. tapi ada maksud yang Baik untuk Dirimu. maka syukurilah setiap nikmat Allah apapun bentuknya. Tidak bisa menjalankan puasa karena lagi dapet pun merupakan salah satu bentuk nikmat dan kasih sayang Tuhan lho.

Biar Adilpun Kita Bahas BIBLE

BIBLE MEMANDANG BAHWA WANITA HAID ITU ADALAH NAJIS, YANG DISENTUHNYA JUGA NAJIS SERTA PERLU DIASINGKAN BAHKAN DIANGGAP BERDOSA KARENA MENGELUARKAN HAID. DAN SETELAH SELESAI HAID WANITA HARUS MEMPERSEMBAHKAN KORBAN

imamat:
15:19. Apabila seorang perempuan mengeluarkan lelehan, dan lelehannya itu adalah darah dari auratnya, ia harus tujuh hari lamanya dalam cemar kainnya, dan setiap orang yang kena kepadanya, MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam.

15:20 Segala sesuatu yang ditidurinya selama ia cemar kain menjadi najis. Dan segala sesuatu yang didudukinya MENJADI NAJIS juga.

15:21 Setiap orang yang kena kepada tempat tidur perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam.

15:22 Setiap orang yang kena kepada sesuatu barang yang diduduki perempuan itu haruslah mencuci pakaiannya, membasuh diri dengan air dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam.

15:23 Juga pada waktu ia kena kepada sesuatu yang ada di tempat tidur atau di atas barang yang diduduki perempuan itu, IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam.

15:24 Jikalau seorang laki-laki tidur dengan perempuan itu, dan ia kena cemar kain perempuan itu, maka ia menjadi najis selama tujuh hari, dan setiap tempat tidur yang ditidurinya MENJADI NAJIS juga.

15:25 Apabila seorang perempuan berhari-hari lamanya mengeluarkan lelehan, yakni lelehan darah yang bukan pada waktu cemar kainnya, atau apabila ia mengeluarkan lelehan lebih lama dari waktu cemar kainnya, maka selama lelehannya yang najis itu perempuan itu adalah seperti pada hari-hari cemar kainnya, yakni IA NAJIS.

15:26 Setiap tempat tidur yang ditidurinya, selama ia mengeluarkan lelehan, haruslah baginya seperti tempat tidur pada waktu cemar kainnya dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis sama seperti kenajisan cemar kainnya.

15:27 Setiap orang yang kena kepada barang-barang itu menjadi najis, dan ia harus mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan IA MENJADI NAJIS sampai matahari terbenam.

15:28 Tetapi jikalau perempuan itu sudah tahir dari lelehannya, ia harus menghitung tujuh hari lagi, sesudah itu barulah ia menjadi tahir.

15:29 Pada hari yang kedelapan ia harus mengambil dua ekor burung tekukur atau dua ekor anak burung merpati dan membawanya kepada imam ke pintu Kemah Pertemuan.

15:30 Imam harus mempersembahkan yang seekor sebagai korban penghapus dosa dan yang seekor lagi sebagai korban bakaran. Dengan demikian imam mengadakan pendamaian bagi orang itu di hadapan TUHAN, karena lelehannya yang najis itu. (imamat 15:19-30)

Semoga Bermanfaat bagi semuanya dan menjadi salah satu pintu Hidayah bagi para Penghujat Islam Mau menerima Kebenaran Islam. Insya Allah, Allahu Akbar

Jazakumulloh Katsiro

Salam santun dan keep istiqomah ...
------------------------------------------------
.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....

SAHABAT ISLAM Bersatu Muallaf Berseru INGAT KEWAJIBANMU UNTUK MENYAMPAIKAN

Qs.42:48 KEWAJIBANMU tidak lain hanyalah menyampaikan (Juga Qs.16:82 dan Qs.3:20)
Qs.3 Ali Imran:20 Maukah kamu masuk Islam? (kewajiban menyampaikan pada kafir sekalipun)
Qs.16:125 SERULAH pada jalan Tuhan-mu dengan hikmah & pelajaran baik…



Sumber : blog special @ facebook -anshori-

 
Youthism © 2012 | Designed by Canvas Art