Label:

Contoh nyata alasan Islam mengharamkan minuman alkohol

Assalamualaikum...
Bismillah...



Meskipun bukan 'rahasia umum' bahwa alkohol itu punya banyak hal negatif dan sering menimbulkan hal yang negatif pula, tapi saya heran kok ada juga yang masih mempertanyakan kenapa Islam mengharamkan alkohol. Apa-apa kok dilarang? Ada yang komentar gitu...
Yang semakin gila dan bikin elus-elus dada, ada kabar berhembus bahwa ada sesosok di pemerintahan Indonesia mau melegalkan minuman keras, bahkan 'merestui' adanya pabrik minuman haram itu berdiri di Indonesia. Gleeeeekkk ~

Astaghfirullah... kalau lihat berita di internet maupun TV makin bikin kerutkan kening saja, ada apa sih dengan dunia ini? Makin nyentrik saja... Meskipun kita memang kudu selalu tabbayun dengan setiap berita yang kita lihat atau dengar.

Kalau melarang hal buruk dianggap membatasi, maka jadilah nggak bisa dibayangkan betapa kacaunya dunia ini.
"Jika kau tidak punya rasa malu, maka berbuatlah sesukamu..." (Nabi Muhammad)
"Hiduplah sesukamu, tapi ingat sesungguhnya kamu akan mati. Berbuatlah sesukamu, tapi ingat sesungguhnya kamu akan dibalas." (Malaikat Jibril)
Bukan cuma 1 - 2 kasus di seluruh dunia yang timbul karena orang yang mengkonsumsi alkohol, entah itu menimbulkan kecelakaan maupun kerugian lain terhadap diri sendiri maupun orang lain. Karena ketika orang sudah mengkonsumsi alkohol, maka dia akan kehilangan kesadaran dan bisa melakukan apapun tanpa dia bisa kendalikan dengan kesadaran penuh.

Dia bisa mengatakan hal yang sebenarnya tidak ingin dia katakan, dia bisa melakukan sesuatu yang kemudian dia sesali ketika dia sadar, seperti contohnya tindakan asusila yang pernah menimpa dua artis yang sedang mabuk kemudian mengakibatkan kehamilan padahal mereka tidak saling suka dan itu dilakukan diluar kesadaran. Naudzubillah... sungguh buruk sekali. 

Dan ini hanya segelintir contoh kasus yang akhir-akhir ini terjadi :

Ini adalah update status teman di facebook beberapa waktu lalu... Dia mengingat kembali meninggalnya saudara kendungnya yang di akibatkan oleh pengendara yang minum alkohol :

 Dan ini berita yang baru saja terjadi beberapa hari dan ramai di media..


Melihat berita-berita semacam ini kita pasti geram kan kenapa pengendara yang tidak sadar sepenuhnya nekat berkendara dan berakhir membawa duka bagi orang lain bahkan dirinya sendiri.


“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”
(QS. Al-Maidah : 90)

*khamar adalah segala sesuatu minuman dan makanan yang bisa menyebabkan mabuk.


Islampos :
Perlu diingat bahwa alkohol hanyalah salah satu bentuk zat kimia. Zat ini juga digunakan untuk berbagai keperluan lain seperti dalam desinfektans, pembersih, pelarut, bahan bakar dan sebagai campuran produk-produk kimia lainnya. Untuk contoh-contoh pemakaian tersebut, maka alkohol tidak bisa dianggap sebagai khamar, oleh karenanya pemakaiannya tidak dilarang dalam Islam.

Sebaliknya, jenis obat-obatan seperti psikotropika dan narkotika, walaupun mereka tidak mengandung alkohol, dalam pandangan Islam mereka dikategorikan sebagai khamar yang hukumnya haram/terlarang.

Ada orang yang mengaku tidak mabuk walaupun minum minuman keras dalam jumlah yang banyak. Untuk orang seperti itu apakah dihalalkan (diperbolehkan) untuknya minum minuman keras?
Aturan larangan (pengharaman) minuman keras (khamar) berlaku untuk seluruh umat Islam serta tidak ada perkecualian untuk individu tertentu. Yang dilarang dalam Islam adalah tindakan meminum khamar itu sendiri, terlepas apakah si peminum tersebut mabuk atau tidak.

Minuman keras itu berbahaya karena merusak otak dan pikiran kita. Saat mabuk, kita jadi tidak sadar akan apa yang kita ucapkan dan kita lakukan. Sehingga ada yang memaki-maki teman dan keluarganya saat mabuk. Bahkan ada yang berkelahi dan membunuh. Yang berzina dan memperkosa saat mabuk pun tidak terhitung.

Kedokteran menetapkan bahwa kecanduan terhadap minuman keras menyebabkan perubahan sel-sel jantung yang hidup menjadi berbagai serabut mati yang tak berguna bagi tubuh manusia. Proses penyerabutan jantung sebagai pengairan dalam perut yang pada akhirnya seorang yang menderita penyakit itu bisa diantarkan ke ambang kehancuran.

Terlalu sering meminum minuman mengandung alkohol juga dapat mengakibatkan terjadinya peradangan pada pangkreas. Sel-sel pangkreas akan kehilangan kemampuannya untuk mensuplai berbagai hormon dan enzim, yang mengakibatkan timbulnya penyakit kencing manis dan kekurusan secara drastis karena tidak adanya kemampuan usus untuk menghisap berbagai minyak. Tidak mungkinnya penyerabutan jantung dan peradangan pada pangkreas adalah salah satu alasan Allah Subhanahu Wa Ta'ala, mengharamkan minuman keras kepada hamba-hambanya.

Pengaruh buruk minuman keras juga dapat timbul pada ulu hati, karena secara ilmiah terbukti bahwa ketika seseorang meminum minuman keras atau minum bebrapa kapsul obat penenang yang kuat (berdosis tinggi) di sela-sela 24 jam, maka detak jantung akan bertambah banyak dari biasanya, sekitar dua belas denyutan dalam satu menit. Kerja tambahan (ekstra) bagi hati ini akan berpengaruh pada otot dan syarafnya.

 
Alkohol yang terdapat dalam minuman keras juga memiliki pengaruh buruk terhadap syaraf. Minuman beralkohol semakin melemahkan pusat-pusat otak bagian atas, seperti otak yang khusus untuk merasa malu atau orang bilang “urat malu” dan taku, itu sebabnya mengapa orang yang sedang mabuk karena alkohol selalu merasa PD dan tak pernah takut apa-apa. Namun jika menuman tersebut semakin banyak dikonsumsi oleh seseorang akan berakibat pada sikapnya yaitu timbulnya sikap malas segala hal termasuk berpikir, dan hilangnya kesadaran serta penginderaannya. Orang yang sedang mabuk akan berubah tingkah lakunya dari derajat kemanusiaan kepada perilaku binatang.

Yang paling berbahaya lagi adalah jika seseorang mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jangka waktu yang panjang sehingga menimbulkan ketagihan, maka indera perasa dan nalarnya melemah sampai akhirnya sampailah pada tingkatan kegilaan atau bahkan lumpuh. Hal ini dikarenakan alkohol sangat berpengaruh pada lapisan (kulit) otak (cerebral cortex) yaitu bagian yang bertanggung jawab untuk berpikir, mengindera dan arbittrase syaraf, akibatnya, indera perasanya tak berfungsi, keseimbangannyapun akan goyah, dan kesadarannya akan sirna.

Keadaan orang mabuk ini menjelaskan pada kita mengenai pengaruh alkohol, dapat kita lihat misalnya ketika mereka berjalan maka jalnnya mereka sempyongan, tidak peduli terhadap mobil yang datang menabraknya.

Dari itu semua, jelaslah bagi kita hikmah ilmiah baik dalam bidang kedokteran, sosial maupun kejiwaan mengenai pengharaman minuman keras. Sehingga, membuat orang mau mengangan-angankan ayat-ayat Al-Qur’an yang turun dalam rangka mengharamkan minuman keras di hadapan mukjizat ilmiah yang begitu indah dalam mempersonifikasi berbagai penyakit yang sanggup merusak diri manusia. Yakni, manusia yang menentang penjelasan Al-Qur’an kepada penggunaan lafaz “fajtanibuu” yang lebih dalam dari sekedar pengharaman dikatakan oleh para ahli fikih bahasa.
 
Mengapa minuman beralkohol dilarang dalam Islam, padahal sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minuman tersebut memberikan manfaat?

Islam bukan tidak mengetahui sisi manfaat khamar, namun dalam pandangan Islam dampak kerusakan khamr dalam kehidupan manusia jauh lebih besar dari manfaat yang bisa diperoleh. Hal ini dinyatakan di dalam Al-Quran surat Al Baqarah ayat 219 yang artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya.”

Beberapa orang menganggap alkohol ini minuman yang wajib ada disetiap acara tradisi dan bahkan acara sakral, ada juga yang menjadikan alkohol sebagai pelarian dari masalah (dan sebenarnya malah memperburuk masalah), adapula yang menganggapnya minuman penghangat saat musim dingin, tapi masih banyak cara untuk mengatasi beberapa hal tersebut tanpa menyentuh barang yang dengan prosentase lebih besar bisa menimbulkan kerugian.

Islam punya penjabaran setiap hal yang terkandung dalam dalil baik itu berupa perintah maupun larangan. Perintah dalam Islam selalu mengandung hal yang mendorong kita pada kebaikan, begitupula setiap larangan pun juga dengan tujuan untuk menghindarkan kita dari keburukan dan bahaya bagi diri kita sendiri. So keep wise... Dan jangan salah serta gegabah dalam memaknai setiap hal.

Wallahu alam...
Semoga membawa manfaat...

Wassalam...

 
Youthism © 2012 | Designed by Canvas Art