Label:

J. Smith, Mualaf mantan marinir Amerika yang awalnya benci dan takut Islam

Assalamualaikum..

Saya akan menceritakan tentang 'opini' mualaf lagi yang tidak sengaja saya temui di salah satu page Islam di facebook dan menemukan komentar Mr. Smith yang sedang curcol (curhat colongan) tentang keIslamannya. Hehe

Alhamdulillah.. Allah membuka hatinya. Semoga menginspirasi dan makin yakin dengan keIslaman kita.
Saya akan menerjemahkan dalam bahasa Indonesia agar anda mudah menyimak.

J. Smith : Ya, Saya adalah Muslim. Kenapa?
Saya adalah orang Amerika dan mantan marinir. Jujur saja, sebenarnya saya pernah sangat benci dan sangat takut pada Islam seperti rata-rata orang Amerika lainnya... terlebih, saya adalah mantan marinir. Saya membenci Islam dan berfikir bahwa ini adalah agama yang jahat/ buruk dan semua hanya bualan. Saya sudah melakukan penelaahan/ penelitian pada setiap agama dan hal spiritual di dunia, mencoba untuk menemukan kedamaian dan 'kebenaran', mencoba untuk 'menemukan Tuhan', jika Ia memang ada pada semua, yang mana saya ragukan saat itu (saya pada dasarnya adalah agnostik [Percaya pada Tuhan, tapi tidak percaya agama])

Akhirnya, saya memutuskan untuk mencari tahu tentang Islam.. saya. bahkan tidak mencoba untuk 'menemukan Tuhan'. Aku sangat penasaran seperti apa agama 'buruk' ini yang dalam peperangan dengan negaraku dalam segala hal. Saya ingin 'mengetahui musuhku'. Jadi saya melakukan bebererapa penyelidikan, mengambil salinan Quran dengan catatan dan tafsirnya, lalu mulai membacanya. Dalam beberapa hari, saya melihat lebih banyak kebenaran dan kredibilitas (kepercayaan) pada pesan ini dan sejarah ini lebih dari keimanan lain yang pernah saya cari tahu.

Melihat kedalam pada bumi, dapat dipercaya dan saling berkaitan... bagaimanapun bagi saya. Bagi saya secara pribadi, ini masuk akal. Dan tidak hanya itu, tapi tiba-tiba saya memastikan/ meyakini tentang adanya Tuhan.  Itu 4 tahun lalu, dan pada saat itu, saya secara keseluruhan berbalik merubah hidup saya. Saya dulu adalah orang yang acuh, arogan, orang pembenci dengan pandangan hidup dan dunia yang tidak ada harapan dan kelam... dan Islam adalah satu-satunya di seluruh hidupku yang telah menginspirasi saya untuk berkembang, mencintai sesama, dan menjadi orang yang lebih baik.

Ini juga satu-satunya hal yang memberi saya harapan dan membuat dunia gila yang kita hidup ini menjadi suatu arti. Dimana saya suatu kali melihat kekacauan dan tragedi, saya sekarang melihat sebuah alasan dan tujuan... bahkan jika saya tidak bisa mengerti ini.  Bahkan semua teman dan keluarga mengatakan saya sekarang benar-benar menjadi orang yang berbeda, untuk hal yang lebih baik.

Jika ini bukan untuk Islam, saya akan mati sekarang saya yakin... Entah secara fisik, atau MASIH secara emosional dan mati secara spiritual seperti saya sebelum 'secara kecelakaan' tersandung pada Islam.

Alhamdulillah, sungguh. Ini adalah jawabanmu.


-----------------------------------

SubhanAllah, berdasarkan cerita Mr. Smith tentang 'hijrah'nya keyakinannya pada Islam menegaskan bahwa Jangan menilai Islam karena manusia, tapi pelajarilah Islam itu dari sumber asalnya. Seperti tulisan pada gambar diatas, "Kenapa meniru opini orang lain, Sementara kamu bisa punya opinimu sendiri? Baca Quran, dan pertimbangkan tentang Islam sendiri."

Awalnya Mr. Smith benci sama Islam karena orang Amerika banyak yang begitu, dan imej disana sudah dibuat begitu, tanpa ia belajar dan tahu apapun tentang Islam ia jadi otomatis ikutan benci.

Tapi apa yang terjadi setelah ia mempelajari sendiri Islam dari Quran? Bukan dari melihat penganutnya atau kata orang.. Ia telah mendapatkan esensi kebenaran yang sebenarnya secara naluri semua manusia butuhkan. Tuhan, kedamaian dan kebenaran! Semua mutlak ada dalam Al-Quran.

Seperti kejadian WTC 9 Sepetember di Amerika yang 'mengkambing hitamkan' Islam sebagai pelaku teroris pada kejadian itu. Mungkin tujuannya agar banyak yang membenci Islam lalu Islam musnah. Tapi sebaliknya, sekalipun banyak tidak terekspos dan belum diketahui.. Tapi detektif di Amerika sudah membuktikan bahwa itu pelakunya bukan Islam tapi justru orang Amerika sendiri. Saya sudah mengumpulkan informasi, InsyaAllah saya bahas bila ada yang belum tahu.


Dan gara-gara kejadian WTC justru banyak sekali orang yang penasaran dengan Islam, mempelajari dan kemudian malah masuk Islam. Ini Mr. Smith salah satu contohnya. Allah sebaik-baiknya membalas tipu daya.

Dan demikianlah Kami adakan pada tiap-tiap negeri penjahat-penjahat yang terbesar agar mereka melakukan tipu daya dalam negeri itu. Dan mereka tidak memperdayakan melainkan dirinya sendiri, sedang mereka tidak menyadarinya. (QS. 6:123)

Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya. (QS. 3:54)

Ayat yang sangat nyata telah terjadi.. SubhanAllah.. Maha Besar Allah.

Wallahu Alam. Semoga Bermanfaat..
Wassalam..

Label:

Bae Hyunmin, Kaum Feminis Korea yang menyadari bahwa Islam memuliakan wanita

Assalamualaikum..


Hyunmin Bae : Saya tertarik dengan feminisme. Ketika dulu saya bertemu dengan suami saya, dia memperlakukan saya yang terbaik sebagai seorang wanita. Dan dia mengajari saya aturan hidup melalui ajaran Islam. Saya dulu adalah Atheis. Tapi saya mulai merasakan keberadaan Tuhan dan agama yang benar melalui dia (suaminya). Dalam Al-Qur'an, saya bisa tahu bagaimana untuk hidup sebagai laki-laki dan perempuan secara detail. Saya sangat terkejut. Saya tidak bisa menolak bahwa ini adalah pesan dari Tuhan. Dan takdir yang terjadi pada saya untuk bertemu suami saya dan menjadi muslim adalah sesuatu yang sepertinya 'sudah tertulis'. Jadi saya memutuskan masuk Islam. Dan ketika saya di Malaysia, itu pertama kalinya saya melihat kehidupan wanita muslim secara langsung. Mereka terlihat sangat percaya diri dan bahagia dengan diri mereka. Saat itu saya mulai mempelajari tentang wanita dalam Islam dengan pemikiran sebelumnya sebagai feminisme. Ini adalah pekerjaan yang menarik

--------------------------------

Kali ini saya akan membahas tentang Kisah Mualaf lagi. Masih tentang orang Korea..
Selain Park Dong Shin yang sudah saya ceritakan di entri sebelumnya, kali ini saya akan menceritakan tentang mualaf perempuan di Korea yang semoga menjadi inspirasi juga.

Saya akan menjelaskan sedikit saja berdasarkan apa yang nona Hyunmin ceritakan singkat pada komentar singkat di akun facebooknya karena saya tidak pernah menemukan cerita panjangnya tentang keIslamannya melainkan hanya status-status pendek saja.

Dia adalah teman facebook saya dan seorang pelukis handal. Kesehariannya sudah memakai hijab dan mempunyai seorang suami yang berdarah arab, saya lupa berasal dari negara mana.

Hyunmin juga terlihat aktif pada organisasi Islam di Masjid utama di Itaewon Seoul dengan beberapa teman muslim Korea lainnya maupun pendatang dari negara lain yang beragama Islam.

FEMINISME & ATHEIS

Baca juga Istimewanya wanita dalam Islam

Seperti yang tertulis di komentar facebooknya.  Ia menceritakan bahwa ia sebelumnya adalah penganut feminisme dan atheis.
Saya tidak hendak membahas tentang atheis yang sudah banyak saya singgung dibanyak artikel saya. Tapi saya hendak membahas tentang Feminisme.
Feminisme yaitu orang-orang yang menuntut hak kesetaraan gender, tentu pula mengkritik Islam dalam mengatur wanita. Menganggap Islam mendiskriminasikan wanita.
Seperti ajaran Islam yang menyatakan bahwa wanita 'lebih baik' dirumah mengurus rumah tangga, mendidik anaknya, diperintahkan menutup aurat, harta warisannya lebih sedikit dari laki-laki. dll.
Dan yang lebih gila kaum feminis menginginkan mereka diperbolehkan bertelanjang dada seperti laki-laki. Waduh.. kurang akal dah kalau sampai seperti ini.

Tentu hal ini sangat menyedihkan karena masyarakat oleh kalangan sekuler di ajak untuk berfikir model feminis yang notabene adalah gerakan yang lahir dari cara pandang ala barat, dimana di dunia mereka tidaklah dikenal istilah etika, moral, adab dan iman. Selain itu juga disebabkan sikap keputus asaan dalam menerima kondisi sosial serta sejarah masyarakat Barat yang tidak bisa menghargai dan menjunjung tinggi kehormatan kaum hawa serta dogma gereja yang tidak memihak kepada wanita.

 "Allah memuliakan wanita dengan jilbabnya.  Keindahannya terlalu berharga dan tidak untuk dilihat gratis oleh orang sembarangan. Tapi entah mengapa kebanyakan wanita tidak mau dimuliakan." --Salah seorang ustadz (lupa namanya, hehe)


Soal berkarier, tidak ada larangan untuk wanita apalagi selama tidak menghalanginya untuk mengurus keluarga.  Tapi jika tidak, jika semua diserahkan pada orang lain (pembantu misal), secara hakikat kita sudah kehilangan fitrah sebagai perempuan, kehilangan pahala JIHAD. Jihad perempuan adalah mengurus keluarganya. Sebatas mencucikan baju suami atau mengurus anak, itu sudah jihad lohh..

Allah menciptakan wanita dengan penuh kelemah lembutan sehingga Ia pun menuntut agar laki-laki berlaku baik dan lembut.  Seperti tulisan pada gambar diatas.


"...Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta'at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka) [*]. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya [*], maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkanny..." (QS. 4:34)

[*] : Nusyuz : yaitu meninggalkan kewajiban bersuami isteri. Nusyuz dari pihak isteri seperti meninggalkan rumah tanpa izin suaminya.
Lantas kenapa wanita juga boleh dipukul? Jika keterlaluan, maka wanita berdosa besar..  Wanita sebelumnya ditanggung ayahnya sebelum menikah. Setelah menikah suami adalah orang yang menanggung dosanya ketika dia tidak mendidik dengan baik. Tapi setelah dididik tetap berbuat dosa, maka itu bukan tanggung jawab suaminya lagi.
Jika tidak, maka Allah meminta untuk memaafkan mereka.
Kenapa laki-laki harus mendidik wanita? Karena Nabi pernah berpesan bahwa wanita itu logikanya kurang dalam perkara agama atau lainnya, jadi harus ada laki-laki yang mengingatkannya.

Wanita dan Laki-laki punya fitrah berbeda

Banyak buku yang menyatakan bahwa wanita dan laki-laki itu mutlak berbeda. Bahkan ada yang  kasarannya sih ada yang bilang 'hanya sama-sama manusia'. Tapi dari segi pemikiran, pandangan mata, ketelitian, kemampuan dan lain-lainnya itu berbeda.
Sampai-sampai ada yang membuat buku, "Men are from Mars, Women are from Venus."
Mengisyaratkan betapa berbedanya mereka.

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)... (QS. 4:34)

Dalam Al-Qur'an sudah dijelaskan bahwa laki-laki memang pemimpin dari Maka akan mustahil juga kalau mereka dibebankan hal yang sama. Bukan berarti juga ada yang lebih enak dan nggak enak. Mungkin saja bagi laki-laki mengurus anak itu susah, tapi tidak bagi perempuan. Sebaliknya, bagi wanita terlalu melelahkan mencari nafkah hingga larut malam, tapi tidak bagi laki-laki. Mereka punya kodrat dan fitrah masing-masing.

In sya Allah akan saya beri pembahan khusus tentang feminisme..

-------------------------

MELIHAT WANITA ISLAM PERCAYA DIRI

Banyak non muslim yang awalnya menganggap betapa tidak enaknya muslimah yang disuruh berpakaian rapat bahkan dianggap seperti terbungkus karung tapi kenyataan justru sebaliknya. Apa yang mereka lihat adalah bahwa justru muslimah sangat nyaman dan bangga dengan pakaiannya itu. Kaum feminis meneriakkan bahwa kaum muslimah tertindas padahal muslimahnya justru bahagia, hahaha.

Kenapa? Saya yang merasakan hal itu.. Singkatnya karena saya merasa tenang, seperti terjaga, tidak ada mata nakal yang secara serampangan melihat bagian tubuh yang rahasia. Laki-laki berbahaya dan berdosa melihat apa yang seharusnya tak boleh dia lihat begitu pula kita tak boleh memperlihatkan bagian tubuh kita yang tidak boleh dilihat demi kebaikan diri kita juga. Yang paling utama karena tenang sudah menaati peraturan Allah, telah mencegah hal itu demi kebaikan diri sendiri dan orang lain. 

Sehingga pasti naluri Hyunmin beserta hidayah dari Allah membuatnya merasakan fitrahnya sebagai perempuan danmenemukan kenyamanan dan kebenaran itu dalam Islam. Semoga bermanfaat buat saudara perempuan lainnya untuk tidak mengeksploitasi dirinya, menjaga kehormatan dan mempertahankan fitrahnya.

--------------------------------

Saya sungguh banyak kekurangan dalam berbicara dan menjelaskan. Jadi sekian yang bisa saya jelaskan. Jika ada pemahaman lebih lanjut akan saya posting lagi.

Wallahu alam. Semoga bermanfaat. Mohon maaf dengan kekurangannya. Semoga Allah mengampuni.
Wassalam..

Label:

Penjelasan fitnah tentang Poligami dalam Islam dan Poligami Nabi


Bismillahirahirohmanirohim.
Assalamualaikum .. 

Karena dalam Islam terdapat banyak fitnah agar menutupi lebih banyak kebenaran di dalamnya. Saya ingin sekali meluruskan semua tanggapan orang-orang yang hanya menilai Islam dari gossip atau kabar burung belaka. 

Hendaknya kita dapat membuka hati sedikit saja untuk mengetahui kebenarannya lebih dalam dan tidak menjudge di permukaan sebelum mengetahui seluk beluknya lebih dalam.

--------------------

Masalah 1 :
Pandangan mainstream orang-orang yang sudah anti Islam adalah bahwa Islam itu merendahkan perempuan, dengan memperbolehkan laki-laki mempunyai Istri lebih dari satu sementara wanita tidak boleh mempunyai suami lebih dari satu. 

Tanggapan :
Biasanya orang berhenti dari statement itu.. "Islam memperbolehkan laki-laki poligami tapi perempuan tidak boleh 'poliandri' " Titik! Lalu mengkritisi tanpa tahu aturan, syarat dan penjelasannya lagi mengenai poligami itu. Islam itu luas sekali saudara.. Tak ada aturan yang dangkal ~
1. Boleh poligami jika disetujui istri pertama, jika istri pertama tidak setuju maka boleh cerai.
2. Boleh poligami jika mampu.  Mampu adil secara lahir batin. Jika tidak adil, jika ada istri merasa terdzalimi maka dosa besar untuk sang suami. Bisa adil?? Bahkan banyak orang bilang, "Mana ada laki-laki bisa adil. Yang bisa adil hanya Allah."
3. Sama seperti cerai, Poligami itu diperbolehkan, dan bisa jadi hal yang dibenci tapi tidak boleh di haramkan. Karena dalam suatu keluarga bisa saja ada hal yang membuat orang harus berpoligami atau bercerai.

"...kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka (kawinilah) seorang saja.." (QS. 4:3)
Poligami itu syaratnya lumayan berat. Sekalipun Allah mengijinkan laki-laki untuk menikahi 4 wanita tapi beban yang ditanggungkan pun lumayan berat. Jadi yang sanggup dan mempertanggung jawabkan dihadapan Allah ya boleh-boleh saja.
"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."  (QS. 4:129)
Maka akan jarang sekali orang yang bisa berbuat adil, mungkin pasti berat sebelah. Lebih cinta yang lebih lama atau yang lebih cantik. Hehe..
Poligami menghindari dari perbuatan zina dan mempermainkan perempuan
Banyak orang yang mencela poligami tapi coba sandingkan dengan realita hidung belang jaman sekarang.  Daripada hanya dijadikan sebagai wanita simpanan dan hanya dimanfaatkan sesaat, lebih baik lelaki diperintah untuk menikahi, maka akan terasa tanggung jawab lelaki itu terhadap perempuannya, tidak hanya 'dipakai' lalu 'dibuang'.
Aa Gym yang berpoligami dan notabene sah menikah dicaci maki sementara si vokalis band yang terang berzina dengan beberapa artis malah dipuja-puja. *tepok jidat*
Di Yaman, Perempuan sudah biasa di poligami bahkan mencari istri baru untuk suaminya.
Jika poligami tidak menyakiti istri pertama bahkan malah dianjurkan oleh sang istri maka tentu tak ada masalah. Seperti perempuan Yaman yang kebanyakan malah bangga jika istrinya punya beberapa istri dan mencarikan istri lagi untuk suaminya.  Jika memang sudah ada tradisi seperti ini ya tidak ada masalah. Mungkin didalam keluarga mereka antar istri terjalin hubungan seperti saudara dan sahabat.
Di negeri kita memang tidak bisa seperti itu, dan tidak juga harus di paksakan begitu. Hanya untuk kaum yang mampu dan sanggup saja.
Penyebab lain poligami
Jika karena alasan jatuh cinta lagi tidak cukup untuk menjadi alasan berpoligami.  Maka ada alasan lain yaitu ketika seseorang perempuan tak bisa punya anak lalu sang lelaki ingin menikahi perempuan yang bisa mempunyai anak. Untuk melindungi perempuan.. dll.

Masalah 2 : Kenapa Nabi Muhammad menikahi 11 wanita? Lebih dari yang dituliskan Al-Qur'an?
Tanggapan :
Nabi dan umat biasa seperti jaman kita tentu berbeda. Jika orang jaman sekarang diperbolehkan menikah dengan 11 perempuan maka kacaulah. Sementara Nabi mempunyai kepentingan dan tujuan yang berbeda termaksuk dakwahnya tentang Islam.
Nabi Muhammad tidak seumur hidup berpoligami, tapi pada saat berusia 50 tahun setelah istri pertama beliau Khadijah meninggal dunia, 13 tahun sebelum nabi Muhammad meninggal.
Nabi menikah dengan istri yang lainnya sesudah Khadijah wafat. Jadi jelas bahwa jika Nabi hanya mengejar hal-hal yang bersifat fisik, beliau tidak harus menunggu hingga berusia 50 tahun untuk menikah lagi. Beliau hidup dalam lingkungan dimana sesoerang yang mempunyai beberapa istri adalah hal yang wajar dan dapat diterima. Namun beliau tetap mendedikasikan dirinya untuk sat-satunya istri beliau selama 25 tahun.
Alasan Nabi Muhammad poligami :
- Untuk membantu para wanita yang suaminya meninggal membela keyakinannya.  
- Untuk mempererat hubungan dengan para pengikut setianya, seperti Abu Bakar. 
- Menjembati hubungan dengan berbagai suku yang memushi kaum muslim. Ketika beliau berhasil membangun hubungan persaudaraan melalui pernikahan beliau, kekerasan menurun, pertumpahan darah berkurang.
Fakta lain :
- Poligami ini juga kepentingan Nabi untuk menyebarkan Islam dengan orang-orang yang berpengaruh dan ini rahasia Allah.
Biasanya kaum Nasrani yang menghina atas poligaminya Nabi Muhammad sementara Nabi yang mereka percayai dalam agama mereka yaitu Nabi Solomon yang dalam agama Islam adalah Nabi Sulaiman juga mempunyai 99 istri.
Pada jaman itu berbeda dengan jaman sekarang.. Saat itu dimana wanita sangat rawan keberadaannya maka harus ada laki-laki sebagai pelindungnya, sehingga banyak laki-laki yang biasa bahkan dibebani tanggung jawab menikahi beberapa wanita.  karena membiarkan wanita tinggal di rumahnya tanpa dinikahi akan menimbulkan fitnah dan zina kan...
Para penulis non muslim saat ini yang mendapat kesempatan untuk mempelajari kehidupan Nabi dari tangan-tangan pertama, menyimpulkan hal yang sama atas pernikahan plural beliau :
John L. Esposito, Professor Bidang Agama dan Direktur Pusat Studi Internasional di Universitas Holy Cross, mengatakan bahwa sebagian besar dari perkawinan beliau mempunyai “motif social dan politis”. ” (Islam: The Straight Path, Oxford University Press, 1988, hal. 19). Dia menerangkan sebagai berikut:
“As was customary for Arab chiefs, many were political marriages to cement alliances. Others were marriages to the widows of his companions who had fallen in combat and were in need of protection” (John L. Esposito, Islam: The Straight Path, pp. 19-20).
Esposito mengingatkan pada fakta-fakta sejarah berikut ini:
“Though less common, polygyny was also permitted in biblical and even in postbiblical Judaism. From Abraham, David, and Solomon down to the reformation period, polygyny was practiced” (p. 19).
• Seorang non muslim lainnya yang bernama Caesar E. Farah, menuliskan hal berikut ini:
“In the prime of his youth and adult years Muhammad remained thoroughly devoted to Khadijah and would have none other for consort. This was an age that looked upon plural marriages with favor and in a society that in pre-Biblical and post-Biblical days considered polygamy an essential feature of social existence. David had six wives and numerous concubines (2 Samuel 5:13; 1 Chronicles 3:1-9, 14:3) and Solomon was said to have had as many as 700 wives and 300 concubines (1 Kings 11:3). Solomon’s son Rehoboam had 18 wives and 60 concubines (2 Chronicles 11:21). The New Testament contains no specific injunction against plural marriages. It was commonplace for the nobility among the Christians and Jews to contract plural marriages. Luther spoke of it with toleration” (Caesar E. Farah, Islam: Beliefs and Observances, 4th edition, Barron’s, U.S. 1987, p. 69).
---------------------------------
Jadi Nabi punya niat mulia dalam berpoligami yang mungkin susah untuk dipahami orang jaman sekarang karena keadaan agak berbeda saat itu.  Jadi jangan langsung tamak bilang Nabi boleh nikah banyak terus semua lelaki juga ingin begitu jika tak diimbangi dengan kemampuan, kebijakan dan keadilan yang sesuai.
Dan secara pribadi, saya ingin hidup seperti pasangan pada umumnya. Tidak ingin dipoligami. Laki-laki sekarang tidak mudah dipercaya pula.. hehehe
Sekian yang bisa saya jelaskan. Kurang lebihnya saya minta maaf. Semoga Allah mengampuni. 
Wassalam.

Label:

Sedikit penjelasan untuk yang meremehkan hukum Islam. (Untuk Muslim & Non Muslim)

Assalamualaikum..

Dan mereka melarang (orang lain) mendengarkan Al-Quran dan mereka sendiri menjauhkan diri daripadanya, dan mereka hanyalah membinasakan diri mereka sendiri, sedang mereka tidak menyadari. (QS. 6:26)
 Saya nulis ini berawal dari mendengar banyaknya opini yang terdengar sangat asal dari beberapa orang saat menanggapi suatu topik yang sedang hangat di internet.  Ini curhatan saya yang rada gemesss geregetan dengan sifat bebal banyak manusia di dunia ini, bahkan di negara yang katanya mayoritas muslim ini. Ya Allah ~

Yaitu dua orang public figur ingin menikah tapi terhalang dengan kendala besar yaitu beda agama sehingga mereka terlibat konflik dengan lembaga agama, keluarga maupun masyarakat karena adanya kebohongan fatal dari keduanya dan beberapa ada komentar :

"Duh.. nyusahin banget ya agama ini. Membatasi orang banget!"
"Ribet disini, terlalu sok sama masalah agama. Nikah diluar aja beres."
"Mending nggak usah punya agama dah daripada apa-apa nggak bisa. Apa-apa dibikin ricuh."

Dan serentetan komentar lain yang senada yang menyiratkan bahwa dengan aturan yang dalam agama Islam itu harusnya tidak usah di hiraukan agar hidup bisa bebaaaass gitu. Emang hewan yang gak punya akal, baru bisa bebas?

Saya disini nggak mau membahas tentang CINTA BEDA AGAMA karena sudah pernah saya bahas di sini Ketika Cinta(ku) Beda Agama, tapi yang mau tekankan pada pembahasan kali ini bagaimana begitu sempitnya kalian tentang agama.  Kalian anggap agama dengan segala aturannya tidak penting untuk dilaksanakan dan tidak berdampak jika dilanggar. Hidup bebas aja, Atheis.. Agnostik.. Atau sekalian nggak punya status kewarganegaraan aja biar nggak ada hukum manapun yang mengikat. Sungguh pikiran sempit yang picik !

Kemudian lagi ada itu gubernur ibukota yang melegalisasikan lokalisasi PSK.. Ia berdalih membenarkan karena di kitab agamanya (dia non muslim)nya itu tidak apa-apa.  Iya jelas, dalam kitabnya yang pernah saya baca bahwa perempuan (maaf) pelacur seperti itu malah lebih dulu masuk surga. Apakah masuk akal menurut anda?

Menjelaskan pula Indonesia bukan negara agama. Helooo ~ Iya memang banyak orang tidak setuju bahwa Indonesia adalah negara Islam, saya sendiri juga tidak mengiyakan karena Indonesia sama sekali nggak Islami, cenderung menang mayoritas Islam secara kuantitas saja, bukan kualitas. Tapi bukan berarti pula Indonesia bukan negara yang tidak beragama. Bukankah ini berbahaya?

Inilah akibat berpaling dari hukum Allah, meremeh bahkan membuangnya. Tanpa agama Allah binasa sudah. Menjadikan hawa nafsu sebagai tuhannya!! Pintar sih pintar, canggih sih canggih.. Tapi moral bobrok! Seperti apa yang mereka bicarakan soal Jepang. Tidak perlu beragama, tidak perlu Islam, tapi canggihh banget. Canggih kan tolak ukur kita dalam hidup, setelah mati? Bikin robot tapi maksiat terus, apakah yang terjadi setelah ia meninggal?

Jawablah dengan jujur, Apakah anda yang berlogika jernih membenarkan lokalisasi PSK? Bagaimana jika pekerja maupun konsumen lokalisasi itu merupakan keluarga anda. Yakin rela? Miapa? Demi uang?? Popularitas?

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? (QS. 25:43)

Jangan suruh Tuhan menyesuaikan aturan yang berdasarkan pikiran kita sendiri! Tapi kita lah yang harus menaati Tuhan.

Dan tidaklah Kami mengutus rasul-rasul hanyalah sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan; tetapi orang-orang yang kafir membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyap kan yang hak, dan mereka menganggap ayat-ayat kami dan peringatan-peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. (QS. 18:56)

Secara kasat mata saja memang agama Islam lah yang paling lengkap dalilnya, segala sesuatu yang dilakukan di dunia ini benar-benar harus di sesuaikan dengan ajaran dalam Al-Qur'an maupun As-Sunnah. Segala sesuatu ada etikanya. Mulai dari urusan dalam rumah, keluar rumah, bekerja, berdagang, berpakaian, makan, bepergian, semua ada etikanya dihadapan Tuhan, dan kalian yang menganggap ini merepotkan, kalian benar-benar malas berpikir tentang hidup kalian!

Kemudian dengan sifat asal manusia yang lebih menyukai perkara haram karena mendewakan KEBEBASAN sehingga membuatnya jauh dan berpaling dari kebenaran, segala sesuatu yang mengatur akhlak dan moral dicibirnya, sehingga Islam dan aturannya lah yang sering dijadikan bulan-bulanan!

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah. (QS.18:54)

Allah SWT dalam firmanNya dalam Al-Qur'an sudah sangat tahu berbagai sifat dan watak manusia-manusia di dunia ini yang berpaling jauh, membantah dan sombong pada ayat-ayatnya.

Kenapa hukum dalam Islam wajib di taati oleh penganutnya bahkan seharusnya bagi semua manusia?

AL-QUR'AN ADALAH BENAR FIRMAN TUHAN SEMESTA ALAM  

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci? (QS. 47:24)

Ada muslim berkata, "Dalam agamaku nggak boleh yang seperti itu?"
Lalu si pemabantah menjawab, "Halah...dari mana sih aturan kaya gitu?"
Lalu orang muslim menjawab, "Dari Al-Qur'an." pasti mereka akan mengelak dengan berkata, "Halah.. Iya kalau Al-Qur'an itu kitab beneran dari Tuhan. Pasti karangan orang Arab.."

Dan bla-bla komentar yang mengeruhkan hati menggema dimana-mana, sementara mereka sendiri belum membaca dan memahami Al-Qur'an..

Agama Islam dengan segala perintah dan aturan di dalamnya bukan karena sebab musabab. Dari kitab suci Al-Qur'an yang tidak diragukan dari Allah, Tuhan Semesta Alam. Dan semua itu BISA DIBUKTIKAN! Sebagai manusia yang lahir ke dunia tanpa tahu apa-apa, seharusnya anda mencari.. Jika tidak diajarkan orang tua. Kita telah diberi akal masing-masing sehingga kita bisa mengupayakan memperkaya pengetahuan yang penting. Coba baca kalimat dibawah yang tidak akan ada kalimat senada di kitab maupun buku manapun :


Kitab (Al Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa (QS. 2:2)

Ayat ini yang membuat seorang mualaf yang sekarang jadi Ustadz tergerak untuk membaca terus sebuah kitab yang meyakinkan bahwa menjamin tak ada keraguan apapun. Iya, Al-Qur'an untuk orang yang memilih hidup di jalan takwa. Jika tidak dan berpaling, maka resiko pun ditanggung pribadi.



Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (QS. 2:23)


Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka yang meragukan tentang kebenaran Al Qur'an itu tidak dapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastera dan bahasa karena ia merupakan mu'jizat Nabi Muhammad SAW dari Tuhan semesta alam, Allah SWT.
 
Dalam Al-Qur'an, BANYAK SEKALI tantangan bagi orang-orang yang tidak percaya dengan ayat-ayatNya yang Ia wahyukan pada Nabi Muhammad maupun mukjizat Nabi-Nabi lain sebelum Nabi Muhammad. 



Tidaklah mungkin Al Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhan semesta alam. (QS. 10:37)


Katakanlah: "Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Qur'an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain". (QS. 17:88)

Bukti kebenaran lain Al-Qur'an bahwa anda akan menemukan ketakjuban bagaimana seorang laki-laki biasa (Nabi Muhammad) jaman itu tanpa ada teknologi canggih apapun bisa mengungkap banyak hal mengenai kejadian ilmiah maupun kenyataan dimasa depan? Tentu karena semua dari wahyu yang diberikan Allah SWT, Tuhan Maha Semesta yang mengetahui SEGALAnya. Tak akan ada yang bisa membuat serupa Al-Qur'an sekalipun semua manusia dan jin bekerja sama untuk membuatnya.

AL-QUR'AN MEMUAT HUKUM-HUKUM KEHIDUPAN 

(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam)nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya. (QS. 24:1)

Hukum dalam Al-Qur'an wajib dijalankan! Lebih dari perintah siapapun yang membelakanginya. Karena ini hukum yang membuat adalah Tuhan yang menciptakan kita, yang lebih tahu tentang kita dari siapapun.
Kita wajib menaati pemimpin kita semisal kepala pemerintahan, tapi jika menemui selisih di dalamnya kita berhak menolak dan kembali pada peraturan dalam Al-Qur'an dan As-Sunah.


Hai orang-orang yang beriman, ta'atilah Allah dan ta'atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (QS. 4:59)

Misal contoh kecilnya saja, peraturan hukum memperbolehkan kita pakai rok mini. Tapi sama Allah dalam Al-Qur'an dan As-Sunah gak boleh tuh, jadi jangan dilakukan ya.. Hukum Allah peradilannya akan terhitung rinci.

Menaati Allah sudah termasuk menaati manusia.. orang tua, hukum, pemerintah, guru dalam perkara yang baik.
Tapi menaati manusia belum tentu menaati Allah. Itu yang perlu dicatat. Semua hukum Allah tentu lebih baik.



Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al Qur'an, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata".(QS. 28:85)

Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. (QS. 47:25)

Orang-orang yang membantah.. 
Ada juga kaum arogan yang bernama Atheis.. Dimana mereka tidak percaya Tuhan apalagi agama. Mereka berpikir bahwa adanya manusia ada secara kebetulan. Yakinkah? Bahkan benda remeh seperti bolpen saja ada yang menciptakan adapula tujuan peciptaan.  Apalagi kita dengan struktur tubuh yang begitu komplit dan sempurna ini. Orang tercanggih di Jepang saja tidak mampu membuat robot seluwes manusia, sesempurna manusia. 

Mereka menyangkal lagi manusia tak akan nyampai otaknya mengetahui hal yang hakiki.  Tentu saja kalau mereka hanya diam saja tak mencari pengetahuan.  Sementara hal hakiki itu sudah ada petunjuknya dalam Al-Qur'an.

Jangan malas berpikir.. 

Ada juga kaum yang bernama Agnostik.. Mereka mempercayai adanya Tuhan tapi tidak mempercayai agama.  Menganggap agama hanya menyebabkan perselisihan diantara manusia. Itu bukan salah agama, tapi manusianya. 
Bagaimana bisa mereka beribadah pada Tuhan tanpa agama? Petunjuk dari mana? Mau menyembah dengan cara semaunya dia saja? Bagaimana dia seyakin itu terhadap dirinya yang tak tahu apapun?

Yakin tanpa Agama anda tahu jalan mana yang benar dan tidak? Bisa membedakan mana yang haq dan bathil? Yakin mengetahui tujuan Tuhan menciptakan anda dan akan kemana anda setelah mati nanti? Iya saya percaya Tuhan.. Yakinkah kata-kata itu cukup menyelamatkan anda?? 

Dialog orang Islam dan Atheis
Atheis : Bagaimana seandainya jika anda sudah melakukan semua untuk ibadah tapi ternyata Tuhan tidak ada?
Islam : Tidak ada masalah. Tidak ada ruginya menaati peraturan tentang kebaikan. Tapi bagaimana jika anda terlanjur tidak menaati semua perintah tapi ternyata Tuhan itu ada?
Atheis : Gleek!!

Sesungguhnya orang-orang kafir dan (yang) menghalangi manusia dari jalan Allah serta memusuhi Rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala) amal-amal mereka. (QS. 47:32)

Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika ada khilaf semoga Allah mengampuni.
Wassalam.. 

 
Youthism © 2012 | Designed by Canvas Art